Kecil namun Berbahaya: Apa itu Kanker Prostat dan Bagaimana Mencegahnya?

By Island Hospital   |   2019 Okt 11 18:18:27

Kelenjar prostat seringkali diremehkan karena ukurannya. Padahal, kelenjar ini memiliki peran penting dalam sistem reproduksi pria, dan mengabaikan masalah yang terjadi pada kelenjar ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan.

Menurut World Cancer Research Fund, kanker prostat dianggap sebagai salah satu kanker yang paling umum terjadi pada pria, dengan angka mencapai 14.5% dari seluruh kanker yang dilaporkan di seluruh dunia pada tahun 2018. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk segera mengenali gejala kanker prostat saat mereka muncul.

Terletak di antara kandung kemih dan penis, kelenjar prostat adalah kelenjar yang berbentuk kacang walnut yang, sekalipun tidak digunakan untuk kelangsungan hidup, namun berperan penting dalam reproduksi. Bersama dengan vesikula seminalis, kelenjar ini menghasilkan cairan yang kaya akan zinc, sitrat, dan fruktosa yang memberikan tenaga kepada sperma dalam perjalanannya menuju sel telur untuk dibuahi. Cairan sperma juga mengandung antibodi yang mencegah bakteri dan patogen menyerang sistem kemih dan sperma.

Seperti kebanyakan tipe kanker, penyebab kanker prostat belum diketahui oleh dokter. Meski begitu, banyak yang setuju bahwa mutasi genetik adalah penyebab yang paling mungkin karena genetik tertentu memastikan kapan sel tumbuh, membelah dan mati. Ketika mutasi terjadi, sel di kelenjar prostat akan tumbuh tidak terkendali dan menjadi abnormal. Sel tubuh yang abnormal terus bertambah dan membelah sampai tumor akhirnya terbentuk dan tersebar ke seluruh bagian tubuh lainnya.

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat menentukan apakah Anda memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker prostat:

  • Usia
    Semakin bertambahnya usia, semakin tinggi risiko terkena kanker prostat. Riset menunjukkan bahwa 80% pria berusia 65 tahun ke atas didiagnosa dengan kanker prostat.
  • Sejarah kesehatan keluarga
    Jika Anda punya anggota keluarga yang pernah terkena kanker prostat, punya gen keturunan yang meningkatkan risiko kanker payudara atau ada keluarga dengan sejarah kanker payudara, maka kemungkinan untuk terkena kanker prostat menjadi lebih tinggi.
  • Obesitas
    Walaupun kaitan antara pola makan dan kanker prostat masih dipelajari, diduga pria yang mengonsumsi banyak daging merah dan produk susu yang tinggi lemak, atau yang jarang makan buah dan sayur punya kesempatan lebih tinggi untuk terkena kanker prostat.

Meski tidak semua pria mengalami gejala atau tanda-tanda pada tahap awal kanker prostat, bukan berarti penyakit ini bisa diremehkan. Konsultasi ke dokter jika Anda mengalami gejala di bawah ini:

  • Sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Kesulitan buang air kecil, seperti susah memulai atau berhenti
  • Keinginan buang air kecil meningkat terutama malam hari
  • Tidak dapat mengontrol kandung kemih
  • Berkurangnya aliran urin
  • Darah di urin (hematuria)
  • Darah di sperma
  • Disfungsi ereksi
  • Ejakulasi menyakitkan

Jika tidak ditangani, kanker prostat akan menyebar dan menyebabkan tumor pada tulang, organ dan bahkan tulang belakang. Hal ini menyebabkan gejala baru seperti:

  • Bengkak di area kaki / pinggang
  • Kebas di tangan, telapak kaki atau kaki
  • Rasa nyeri kronik pada tulang yang berujung pada keretakan

Sebelum melakukan perawatan untuk kanker prostat, beberapa faktor harus diperhatikan seperti kesehatan secara menyeluruh, seberapa agresif kanker yang menyerang, berapa jauh penyebarannya dan efek samping dari perawatan tertentu. Ada beberapa tipe perawatan untuk kanker prostat:

  • Pengawasan aktif
    Jika kondisi dianggap sebagai kanker prostat rendah risiko, Anda akan diminta untuk melakukan tes darah, pemeriksaan rektum dan biopsi untuk memonitor perkembangan kanker. Pengawasan aktif biasanya direkomendasikan untuk kanker prostat yang tidak menunjukkan gejala, tumbuh perlahan dan hanya ada di prostat saja. Namun metode ini memiliki risiko membiarkan kanker tumbuh dan sulit diobati di masa depan.
  • Prostatektomi radikal
    Pada kasus di mana kanker sudah menjadi agresif, dokter akan menyarankan prosedur bedah untuk mengangkat kelenjar prostat sekaligus jaringan dan kelenjar getah bening di sekitarnya. Ada dua metode utama dalam melakukan bedah, yaitu prostatektomi robotik dan bedah retropubik.
    Pada prostatektomi robotik, alat-alat bedah dipasang di sebuah robot dan dimasukkan ke dalam perut lewat sayatan kecil. Pergerakan robot kemudian dikendalikan oleh dokter bedah. Hal ini memudahkan dokter untuk melakukan gerakan bedah rumit yang tidak mungkin dilakukan dengan prosedur bedah biasa.
    Pada bedah retropubik, dokter bedah membuat sayatan di perut bagian bawah yang dimulai dari pusar hingga di atas tulang pubis. Setelah memisahkan kelenjar prostat dari pembuluh darah dan saraf, dokter akan mengangkat keseluruhan kelenjar prostat beserta jaringan di sekitar sebelum menjahit luka hingga tertutup.
  • Terapi radiasi
    Secara sederhana, metode ini menggunakan tenaga berkekuatan tinggi untuk membunuh sel kanker, dan bisa dilakukan dengan dua cara - radiasi sinar eksternal dan brakiterapi. Dalam prosedur radiasi sinar eksternal, Anda akan dibaringkan di meja operasi sementara sebuah mesin bergerak mengarahkan sinar (X-ray atau proton) ke kanker prostat. Sementara itu, brakiterapi adalah prosedur di mana bibit radioaktif yang seukuran beras masukkan ke dalam jaringan prostat. Bibit tersebut kemudian akan melepaskan tenaga radioaktif dosis rendah untuk jangka waktu tertentu sampai akhirnya bibit berhenti melepaskan radiasi.
  • Imunoterapi
    Jenis perawatan ini melawan sel kanker dengan memanfaatkan sistem imun tubuh. Beberapa sel imun akan diambil dari tubuh dan kemudian akan dimodifikasi secara genetik di laboratorium untuk melawan kanker prostat. Setelah selesai, sel imun akan disuntikkan kembali lewat pembuluh darah. Proses ini mahal dan membutuhkan perawatan lebih dari sekali.
  • Terapi hormon
    Alih-alih berfokus pada kelenjar prostat, terapi hormon membatasi produksi testosteron, hormon yang membantu pertumbuhan sel kanker. Mengurangi hormon testosteron bisa melalui obat-obatan yang menghentikan buah zakar dari menghasilkan testosteron (seperti Lupron dan Zoladex) atau obat-obatan yang mencegah testosteron untuk mencapai sel kanker (seperti Casodex). Pada beberapa kasus, buah zakar akan diangkat lewat prosedur bedah sebagai tindakan drastis agar sel kanker tidak mendapatkan asupan testosteron.
    Terapi hormon direkomendasikan kepada pasien dengan kanker yang sudah parah untuk memperlambat pertumbuhan tumor. Untuk pasien di tahap awal, perawatan ini dapat membantu mengecilkan ukuran tumor sebelum melakukan terapi radiasi dan meningkatkan tingkat kesuksesan.
  • Cyrosurgery
    Meski namanya mengandung kata bedah, cyrosurgery tidak mengharuskan Anda untuk dioperasi demi menekan pertumbuhan sel kanker. Jarum-jarum kecil dimasukkan ke dalam kelenjar prostat dibantu dengan ultrasound, kemudian gas dingin dilepaskan lewat jarum untuk membekukan jaringan di sekitar sebelum digantikan dengan gas lain yang kembali menghangatkan jaringan. Meski siklus pergantian gas dingin dan panas dapat membunuh sel kanker, sel yang sehat juga kadang menjadi korban. Cyrosurgery ditujukan untuk pria yang tidak berhasil menjalankan terapi radiasi.

Tanpa memandang kanker prostat tahapan awal atau lanjut, penanganan kanker tetap akan menimbulkan efek samping. Beberapa efek sampingnya adalah:

  • Disfungsi ereksi
  • Inkontinensia urin (susah menahan buang air kecil)
  • Kelelahan
  • Infertilitas
  • Rasa panas dalam tubuh
  • Naiknya berat badan
  • Osteoporosis
  • Berkurangnya libido
  • Buang air kecil nyeri dan sering
  • Masalah pencernaan

Jika Anda menemukan masalah ketika sedang menjalankan penanganan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kami untuk mencari tahu lebih banyak tentang risiko penanganan.

 

Seperti penyakit lainnya, kanker prostat bisa dicegah dengan melakukan perubahan sederhana pada gaya hidup. Berikut beberapa caranya:

  • Terapkan pola makan sehat
    Masukkan lebih banyak buah, sayur dan biji-bijian ke dalam pola makan dan kurangi makanan tinggi lemak. Meskipun pola makan sehat masih belum terbukti mencegah kanker prostat, hal ini tetap meningkatkan kualitas kesehatan secara menyeluruh. Jika Anda merokok, cobalah menghentikan kebiasaan ini.
  • Olahraga teratur
    Olahraga yang teratur dapat membantu menjaga berat badan, meningkatkan kualitas kesehatan dan mengurangi risiko terkena kanker prostat. Jika Anda baru memulai, lakukan secara pelan-pelan dan perlahan naikkan waktu berolahraga Anda.
  • Konsultasi ke dokter tentang peningkatan risiko kanker prostat, terutama jika Anda berusia 50 tahun lebih atau punya sejarah keluarga yang terkena penyakit ini
    Tujuan dari mengunjungi dokter adalah mendiagnosa kanker prostat sedini mungkin. Jika diketahui dini, penyakit ini dapat berpotensi disembuhkan. Hal ini dapat dilakukan dengan pemeriksaan biopsi prostat yang sederhana seperti DRE – digital rectum exam dan tes darah Prostate-Specific Antigen (PSA).
    Dalam prosedur DRE, dokter akan memasukkan jari yang sudah dipasangkan sarung tangan dan dilubrikasi ke dalam rektum untuk memeriksa ukuran serta mencari abnormalitas pada prostat. Prosedur ini hanya memakan waktu beberapa menit.
    Sementara tes darah PSA mengambil sampel darah untuk diperiksa di lab dan memastikan jumlah PSA yang dihasilkan kelenjar prostat. Sekalipun tidak ada PSA level yang dianggap normal, pria yang menderita kanker prostat cenderung memiliki level PSA yang lebih tinggi. Jika level PSA Anda berkisar di atau melebihi 4 sampai 10ng/ml, segera konsultasi dengan dokter.
Buat Janji Temu
Beli Paket Sekarang

Dr. Saw Min Hong

Spesialis
Kanker
Lihat Profil Buat Janji Temu

Dr. Cheah Soon Keat

Spesialis
Kanker
Lihat Profil Buat Janji Temu

Latest Blogs

Feb 22, 2021 5:17:39 PM
Looking out for skin cancer
Read More
Nov 1, 2018 6:11:37 PM

The Importance of Health Screenings

Take steps to keep you and your loved ones at Island Hospital - and enjoy the gift of health

Read More
Jun 30, 2020 3:18:59 PM

Medicine Delivery

The Medicine Delivery Service is introduced for the convenience of patients who are on long-term medication. Island Hospital is offering to deliver your medication directly to your doorstep without you having to visit the hospital.

Read More
Jun 10, 2021 2:58:04 PM

Blood Donation – What you need to know

Giving blood can be a life-saving action to the recipients, but it may also have benefits for the donor.

Read More