5 Tanda Bahaya yang Tidak Bisa Diabaikan - Ginjal Anda Mungkin Bermasalah

By Island Hospital   |   13.11.2019

Anda memiliki dua ginjal. Mereka berbentuk seperti kacang dan ukurannya kira-kira sebesar kepalan tangan. Mereka terletak di samping tulang belakang, hampir di tengah punggung. Banyak orang yang mengira ginjal hanya berfungsi untuk memproduksi urin.

Ginjal adalah salah satu organ paling penting dalam tubuh, bertanggung jawab untuk menyaring limbah, memproduksi sel darah merah dan bahkan menjaga tulang agar tetap kuat dan kokoh. Anda mungkin menderita penyakit yang mengancam nyawa dan bahkan tidak mengetahuinya.

Jutaan orang hidup dengan berbagai jenis penyakit ginjal dan tidak mengetahuinya. Sering disebut dengan “Penyakit Sunyi” karena tidak ada gejala, sebagian besar penderita tidak menemukan penyakit ginjal sampai sudah parah. Banyak juga yang mengabaikan gejala awal, sementara menemukan penyakit ginjal secara dini dapat menjadi masalah hidup dan mati.

Meski banyak yang memeriksa tekanan darah dan level kolestrol secara rutin, mereka tidak melakukan “tes kreatinin” untuk mendeteksi masalah ginjal.

Ketika fungsi ginjal menurun sampai titik tertentu, hal ini disebut dengan gagal ginjal. Gagal ginjal mempengaruhi seluruh tubuh dan dapat menyebabkan Anda merasa sangat tidak nyaman. Gagal ginjal yang tidak ditangani dapat mengancam nyawa.

Tahukah Anda?

  • Ginjal membuang kelebihan air dalam tubuh dan limbah tubuh 24 jam sehari
  • Ginjal yang sehat membersihkan darah 300 kali sehari
  • Artinya rata rata 1.500 liter darah melewati ginjal setiap hari

Ada beberapa pertanda penyakit ginjal, namun seringkali pertanda ini diabaikan atau disalah artikan sebagai penyakit lain karena mereka tidak spesifik. Oleh karena itu, seseorang harus berhati-hati dan segera melakukan pemeriksaan (termasuk darah, urin dan MRI) ketika ada tanda-tanda penyakit ginjal yang muncul.

Meskipun cara yang paling baik dalam mendiagnosa penyakit ginjal adalah dengan menjalankan pemeriksaan, berikut adalah beberapa pertanda awal penyakit ginjal:

  1. Terlalu Sering ke Kamar Kecil

    Pertanda yang paling jelas dalam penyakit ginjal adalah perubahan pada kebiasaan buang air kecil. Semua orang harus mengawasi jumlah urin mereka. Mungkin Anda merasa harus lebih sering buang air kecil, terutama di malam hari. Hal ini bisa jadi pertanda awal penyakit dan mungkin mengindikasikan bahwa bagian penyaring dalam ginjal sudah rusak atau sedang mengalami kerusakan. Terkadang hal ini bisa jadi pertanda infeksi saluran kemih atau juga pembengkakan prostat pada pria. Produksi urin adalah fungsi ginjal dan oleh karena itu perubahan besar seperti: urin lebih sedikit, buang air kecil lebih sering, perubahan pada warna, buih, bau, rasa nyeri atau darah dalam urin dapat mengindikasikan masalah pada ginjal.
    Jika Anda sering pergi ke kamar mandi, bisa jadi ini adalah pertanda ada masalah dengan ginjal Anda.

  2. Perubahan Pada Warna, Konsistensi dan Sifat Urin

    Urin Anda memiliki buih yang tidak akan hilang saat toilet diguyur. Buih ini mirip dengan buih yang Anda lihat ketika sedang menggoreng telur karena protein yang ada di urin adalah albumin, protein yang sama ditemukan di telur.
    Buih yang terlalu kental di urin mengindikasikan adanya protein dalam urin (yang dalam kondisi normal seharusnya tidak terlalu mencolok). Ketika sistem penyaringan pada ginjal sudah atau sedang mengalami kerusakan, protein dan sel darah mulai bocor ke urin. Selain memberitahukan adanya penyakit ginjal, darah pada urin juga mengindikasikan tumor, batu ginjal atau infeksi lainnya. Selain itu, nanah di urin yang disertai dengan demam, menggigil bisa jadi adalah kondisi serius yang mengindikasikan pielonefritis (infeksi ginjal).

    “Salah satu pertanda penyakit ginjal adalah kebocoran protein dalam urin.” kata Dr Goh Huck Keen, Nefrologist di Island Hospital.

  3. Protein atau Darah dalam Urin

    Anda harus diperiksa dokter untuk melihat adanya urin dalam darah, yang merupakan bagian dari pemeriksaan fisik rutin. Darah dalam urin adalah gejala penyakit ginjal yang umum, dan kemungkinan membuat urin berwarna merah atau kecokelatan. Kerusakan ginjal membuat protein bocor ke urin, bersama dengan sel darah. Memeriksakan diri ke dokter setahun sekali sangat disarankan, terutama bagi Anda yang punya faktor lain yang dapat menyebabkan penyakit ginjal seperti diabetes. Indikasi adanya satu jenis protein, albumin dalam urin (albuminuria) adalah pertanda penyakit ginjal kronis. Jumlah albumin dan protein lain yang persisten (proteinuria) mengindikasikan kerusakan ginjal.

  4. Rasa Sakit di Punggung Bawah

    Masalah pada muskuloskeletal adalah penyebab sakit punggung yang paling umum, namun, hal ini bisa juga disebabkan oleh penyakit ginjal. Jika Anda merasakan nyeri yang bergerak dari samping ke arah selangkangan atau Anda mengalami demam atau gejala perkemihan, mungkin ginjal Anda adalah sumber masalahnya. Ginjal Anda terletak di belakang lambung, tepat di bawah rusuk, dan di samping tulang belakang. Nyeri di tubuh bagian samping atau tengah hingga punggung atas bisa jadi datang dari ginjal Anda. Namun, merasakan nyeri di punggung dan samping tidak selalu berarti ginjal Anda bermasalah. Bisa juga rasa sakit hanya ada di salah satu samping tubuh jika hanya satu ginjal yang bermasalah, atau dua-duanya jika kedua ginjal bermasalah.

    Rasa nyeri dari ginjal dapat terasa sebagai nyeri di punggung bagian bawah, yang juga terasa di bawah rusuk atau samping tubuh. Rasa nyeri dari ginjal bisa sangat parah sampai Anda tidak bisa bergerak dan bahkan dapat membuat Anda terjatuh saking sakitnya.

  5. Ginjal menyaring limbah dari darah dan membuang kelebihan air dalam tubuh melalui urin. Ketika ginjal tidak berfungsi, cairan ini tertinggal dalam sistem tubuh dan tidak dikeluarkan. Berkurangnya fungsi ginjal berujung pada retensi garam yang dapat menyebabkan pembengkakan di pergelangan kaki, telapak kaki atau kaki. Pembengkakan di sekitar tangan, kaki dan pergelangan kaki dapat dikaitkan dengan gagal ginjal atau jantung dan tidak seharusnya diabaikan.

    Biasanya seseorang akan mulai menyadari edema pada bagian-bagian tubuh tertentu yang membentuk cekungan ketika ditekan dan disebut juga dengan pitting edema. Saat fungsi ginjal sudah mulai menurun maka retensi garam akan menyebabkan pembengkakan di tulang kering dan pergelangan kaki. Pendeknya, siapapun yang menyadari adanya pembengkakan harus segera mendapatkan pemeriksaan fungsi ginjal setelah mengunjungi nefrologist.

Penyebab gagal ginjal bisa diobati dan fungsi ginjal bisa kembali normal. Sayangnya, kegagalan ginjal bisa jadi semakin parah dan tidak bisa disembuhkan.

Pengenalan dan kesadaran akan tanda-tanda awal dan tindakan yang cepat dapat menjadi pembeda antara deteksi dini dan penanganan penyakit ginjal atau gagal ginjal, yang bisa berakhir ke dialisis, transplantasi ginjal atau bahkan kematian.

Yang tidak boleh dilupakan:

  • Penyakit ginjal kronis tahap awal tidak menimbulkan pertanda atau gejala.
  • Penyakit ginjal kronis tidak bisa sembuh dengan sendirinya.
  • Semakin cepat diketahui, semakin baik kemungkinan untuk menerima penanganan yang efektif.
  • Tes darah dan urin digunakan untuk mencari penyakit ginjal.
  • Penyakit ginjal bisa semakin parah dan berujung pada gagal ginjal.

Seseorang bisa kehilangan hingga 90% fungsi ginjal mereka sebelum merasakan gejala apapun.

Ada beberapa cara untuk menjaga ginjal agar tetap sehat, termasuk:

Banyak minum air. Ini adalah cara yang paling umum dan sederhana untuk menjaga kesehatan ginjal. Banyak mengonsumsi cairan, terutama air putih membantu ginjal membuang sodium, urea dan racun dari tubuh.

Pola makan rendah sodium / garam. Kendalikan asupan sodium atau garam Anda. Ini artinya Anda harus mengurangi makanan kemasan / restoran. Selain itu jangan tambahkan garam berlebih ke makanan Anda.

Menjaga berat badan yang sehat. Konsumsi makanan sehat dan jaga berat badan. Selain itu, kurangi lemak jenuh dari pola makan dan perbanyak buah dan sayur setiap hari.

Kendalikan tingkat gula darah. Kerusakan ginjal pada penderita diabetes dapat dicegah jika dideteksi dini. Oleh karena itu, memeriksakan gula darah secara rutin sangat dianjurkan. Ikuti petunjuk dokter mengenai suntik insulin, obat-obatan, pola makan, aktivitas fisik dan memonitor gula darah Anda.

Memonitor dan mengontrol tekanan darah. Jika Anda punya masalah hipertensi, jagalah gaya hidup sehat dan ubah pola makan jika memungkinkan. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan masalah ginjal selain berujung pada stroke atau serangan jantung. Periksa tekanan darah secara berkala. Obat-obatan yang digunakan untuk menurunkan tekanan darah (obat-obatan anti-hipertensi) seperti penghambat ACE atau penghambat angiotensin, dapat memperlambat perkembangan penyakit ginjal.

Lakukan tes kesehatan tiap tahun. Rutin memeriksa darah dan urin sangat penting untuk mereka yang memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit ginjal. Tes darah mengindikasikan seberapa baik kerja ginjal karena mengukur kreatinin, sebuah limbah tubuh. Ketika fungsi ginjal terganggu, organ lain memiliki kesulitan membuang kreatinin dari darah. Tes urin mengukur jumlah albumin, sejenis protein, dalam urin yang dapat menunjukkan fungsi ginjal yang terganggu. Tes sederhana ini sangat penting bagi mereka yang memiliki risiko terkena penyakit ginjal.

Olahraga teratur. Olahraga rutin ideal untuk menjaga tekanan darah yang sehat; dan juga membantu mengontrol kondisi kronis seperti diabetes dan penyakit jantung. Anda sebaiknya konsultasi ke dokter untuk mencari program olahraga yang sesuai dengan usia, berat dan kesehatan Anda.

Tanpa diagnosis dan penanganan yang tepat, penyakit ginjal bisa menjadi fatal. Namun, apabila dideteksi dini, perubahan gaya hidup dan obat-obatan untuk mengontrol tekanan darah tinggi, tingkat kolestrol, anemia dan pembengkakan dapat secara efektif memperlambat perkembangan penyakit ginjal dan meminimalisir komplikasi.

Segera temui dokter jika Anda mengalami gejala di bawah ini:

  • Nyeri samar-samar yang konstan di satu bagian punggung atau pinggang belakang
  • Badan pegal, lelah dan mengalami demam
  • Baru terkena infeksi saluran kemih (ISK)

Jika Anda mengalami nyeri pada ginjal, dengan atau tanpa darah di urin, Anda harus mencari pertolongan darurat medis. Rasa nyeri yang parah dan mendadak bisa jadi adalah pertanda gumpalan darah atau pendarahan dan Anda harus segera diperiksa.

Nyeri ginjal punya beberapa masalah penting yang harus diatasi secara bersamaan, seperti mendatangi rumah sakit terbaik dalam waktu sesingkatnya, menghentikan nyeri, memeriksa sistem kemih hingga menemukan tak hanya penyebab awal nyeri ginjal namun juga menemukan kerusakan yang sudah terjadi pada organ lain.

Jika Anda punya hipertensi, diabetes, penyakit jantung koroner, keluarga dengan penyakit yang sama atau gagal ginjal atau bahkan jika Anda berusia di atas 60 tahun, Anda disarankan untuk memeriksa ginjal secara rutin.

Penanganan nyeri ginjal tergantung dari penyebabnya. Tes darah dan urin sederhana menunjukkan sebaik apa fungsi ginjal dan seberapa cepat limbah tubuh dibuang. Tes urin dapat mendeteksi apakah ada kebocoran protein pada ginjal, salah satu pertanda kerusakan ginjal. Anda juga mungkin membutuhkan MRI seperti ultrasound atau CT Scan, untuk menentukan apa penyebab rasa nyeri Anda. Ketika kami mengetahui apa yang menyebabkan rasa nyeri, kami dapat menentukan penanganan apa yang paling tepat untuk Anda.

Tak peduli berapapun usia Anda, penanganan sederhana dapat memperlambat perkembangan penyakit ginjal, mencegah komplikasi dan memperbaiki kualitas hidup.

Buat janji temu jika Anda menyadari ada gejala yang ada di atas. Ada kemungkinan penyebab lain, tapi Anda perlu bertemu dengan dokter untuk mengetahui apa masalahnya dan penanganan apa yang dibutuhkan oleh Anda.

Deteksi dini adalah kunci untuk penanganan yang efektif

Buat Janji Temu
Beli Paket Sekarang


14.09.2018
7 Fakta Penyakit Jantung Koroner (CAD) yang Harus Anda Ketahui

Jenis penyakit jantung yang paling sering ditemui adalah penyakit jantung koroner, atau disebut juga sebagai penyakit arteri koroner, CAD (Coronary Artery Disease), arteriosklerosis koroner, dan aterosklerosis koroner. Berikut adalah 7 Fakta Penyakit Jantung Koroner (CAD) yang Harus Anda Ketahui

Read More
28.08.2018
6 Langkah untuk Hidup Bahagia dengan Jantung Sehat

Kita sering mengabaikan, bahkan melupakan bahwa jantung adalah salah satu organ terpenting di tubuh manusia. Jantung merupakan organ tubuh yang tidak pernah berhenti bekerja keras agar kita tetap hidup. Ia berdetak sekitar 100.000 kali per hari, atau lebih dari 2,5 miliar kali dalam masa hidup rata-rata manusia. Mengetahui fakta ini, sekarang waktunya kita untuk menjadi lebih proaktif dalam menjaga kesehatan dan kebahagiaan jantung agar kinerjanya selalu optimal. Mengingat kesehatan jantung sangat penting, mari mulai menjaga jantung kita dari gangguan atau penyakit apa pun agar kita selalu sehat dan berumur panjang. Menjaga kesehatan jantung untuk menghindari penyakit kardiovaskular sangatlah penting, tetapi jangan jadikan hal itu sebagai satu-satunya alasan Anda.  

Read More
28.09.2018
Apa itu Prehipertensi dan Seberapa Seriuskah Kondisi Tersebut?

Layaknya sebuah lampu kuning di lampu lalu lintas yang berfungsi sebagai tanda peringatan, prehipertensi merupakan suatu tanda peringatan penyakit kardiovaskular. Artinya Anda mungkin memiliki risiko tekanan darah tinggi di masa yang akan datang. Ada beberapa tanda komplikasi yang mengikuti datangnya hipertensi, di antaranya serangan jantung, stroke, penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan gagal ginjal. Jika Anda kelebihan berat badan, kurang bergerak, memiliki kebiasaan merokok, minum alkohol secara berlebihan, makan makanan dengan kadar garam tinggi, dan memiliki riwayat keluarga hipertensi, Anda kemungkinan besar berisiko terkena prehipertensi. Prehipertensi biasanya tidak menimbulkan gejala dan didiagnosis di klinik dokter atau apotek ketika dilakukan pengukuran tekanan darah selama pemeriksaan kesehatan rutin.

Read More
09.10.2018
Vaginitis: Apa yang penting diketahui oleh wanita?

Kesehatan vagina sangat penting dipertahankan oleh setiap wanita demi kondisi tubuh yang prima. Berbagai masalah pada vagina dapat menyebabkan masalah kesuburan, gairah seksual, dan kemampuan untuk orgasme. Lalu juga dapat memengaruhi tingkat stress, kepercayaan diri, dan hubungan dengan pasangan kita.

Read More
21.08.2019
Penyebab Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita

Penyebab utamanya adalah anatomi tubuh. Uretra wanita lebih pendek daripada pria, sehingga bakteri lebih cepat sampai ke kandung kemih dan menyebabkan infeksi.

Read More
17.12.2018
Ketahui Gejala Miom dan Cara Mengobatinya

Fibroid rahim (atau miom) adalah sel-sel nonkanker yang bertumbuh pada uterus (rahim) dan kerap muncul di masa-masa subur wanita. Fibroid rahim, juga disebut dengan leiomioma atau mioma, tidak berkaitan dengan meningkatnya risiko kanker rahim. Selain itu, fibroid ini hampir tidak pernah berkembang menjadi kanker.

Read More
22.10.2019
Yang Perlu Diketahui tentang Pembekuan Lemak

Frustasi dengan tubuh yang tidak kunjung ramping meski sudah berolahraga dan mengatur pola makan? Khawatir lemak di tubuh akan mempengaruhi penampilan? Mungkin pembekuan lemak merupakan solusi yang tepat untuk Anda.

Read More
16.10.2019
Terapi Laser untuk Mengatasi Pigmentasi di Island Hospital

Kita semua mendambakan penampilan yang menarik dan penuh percaya diri dengan kondisi kulit yang baik dan sehat setiap harinya. Berfoto dengan teman-teman adalah hal yang sangat menyenangkan, dan semua orang ingin terlihat menawan, tanpa berusaha keras.

Read More
09.10.2019
Telapak Tangan Saya Berkeringat Terlalu Banyak

Pernah ada di situasi di mana tangan mulai berkeringat? Mungkin saat sedang menunggu hasil tes kesehatan? Dokter mungkin akan menjabat tangan dan berharap Anda tidak baru saja kembali dari kamar mandi karena telapak tangan Anda basah seperti spons yang terendam air. Apa yang terjadi di sini?

Read More
08.04.2020
Whipple Surgery memberikan harapan dan potensial kesembuhan untuk penderita kanker pankreas

Pankreas adalah organ pencernaan penting yang terletak di sisi belakang perut, di balik lambung. Organ ini memiliki panjang sekitar 6 inci, berbentuk lonjong, dan dikelilingi oleh lambung, usus halus, hati, limpa, dan kandung empedu. Bagian pankreas yang lebar disebut kepala, bagian tengah disebut tubuhnya, dan bagian yang paling tipis disebut ekor.

Read More
06.12.2018
Kanker Kolorektal – Apa yang tidak Anda ketahui?

Mitos dan Realita tentang Kanker Kolorektal?

Read More
11.10.2019
Kecil namun Berbahaya: Apa itu Kanker Prostat dan Bagaimana Mencegahnya?

Kelenjar prostat seringkali diremehkan karena ukurannya. Padahal, kelenjar ini memiliki peran penting dalam sistem reproduksi pria, dan mengabaikan masalah yang terjadi pada kelenjar ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan.

Read More
10.10.2019
Yang Perlu Anda Ketahui Tentang 9 Jenis Kanker Yang Paling Umum Beserta Gejalanya

Sebagian besar orang punya teman atau keluarga yang mengidap kanker. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja -- tua muda, kaya miskin, pria wanita dan bahkan anak-anak. Tak hanya itu, kanker juga memberikan beban yang sangat berat kepada pasien, keluarga dan masyarakat. Kanker adalah salah satu penyebab kematian terbesar di dunia.

Read More
27.11.2018
Gejala dan Penanganan Tepat Untuk Glukoma

Glaukoma (sering disebut juga sebagai glukoma) berkaitan dengan kondisi di mana tekanan pada mata berada di atas batas normal (hipertensi okular). Jika tidak diobati atau tidak dikontrol, glaukoma dapat menjadi penyebab utama hilangnya penglihatan tepi (penglihatan perifer) yang dapat berujung pada kebutaan.

Read More
19.07.2019
Memilih Dokter Mata yang Tepat Sesuai Kondisi Anda

Anda mengalami ketidaknyamanan di sekitar mata. Baik unilateral ataupun bilateral. Artinya, ketidaknyamanan bisa terjadi di mata kanan, mata kiri, atau keduanya. Anda tidak tahu mata mana yang lebih sakit, dan lebih sulit lagi untuk mengetahui penyebab ketidaknyamanan pada mata.

Read More
11.04.2019
Retinopati Diabetik

Tahukah Anda bahwa retinopati diabetik adalah salah satu penyebab kebutaan dan kehilangan penglihatan?

Read More
17.12.2018
Benarkah ini keluhan maag biasa, atau jangan-jangan batu empedu?

Seringkah dalam keseharian, kita merasakan mual dan sakit di sekitar ulu hati, serta tidak nafsu makan? Sebagian besar mungkin dengan cepat akan mengatakan bahwa itu adalah gejala maag atau penyakit asam lambung lainnya.

Benarkah demikian? Karena seringkali, gejala di atas justru mengindikasikan adanya batu empedu.

Gejala maag dan batu empedu memang sangat mirip, karena keduanya dapat dirasakan di area sekitar ulu hati, yakni lambung dan kantong empedu. Tetapi terkadang memang tidak sesederhana itu, karena gejala batu empedu lebih sering menyerang setelah kita makan. Namun tetap saja banyak masyarakat kita keliru menganggap gejala batu empedu yang menyerangnya sebagai gejala penyakit maag.

Penyakit batu empedu dapat terjadi akibat membatunya cairan yang dihasilkan oleh hati (liver) dan menumpuk di kantung empedu.

Sementara maag merupakan penyakit yang muncul akibat adanya luka atau bakteri (bernama H. Pylori) di lambung, usus halus, dan/atau kerongkongan, sehingga mengganggu pencernaan dan asam lambung.

Bagaimana cara membedakannya? Sebelumnya, mari pahami batu empedu lebih dalam.

Read More
17.12.2018
Perut sakit setelah makan pedas? Kenali gejala asam lambung yang lain

Hobi makan pedas atau makanan yang asam? Seperti sambal atau rujak, tetapi sering merasa menderita akibat sakit atau mulas pada perut dan tenggorokan terasa panas, setelah menikmati makanan favorit tersebut? Bisa jadi rasa tidak nyaman ini adalah salah satu gejala penyakit yang umum dialami, jika kita mengabaikan kesehatan lambung. Dalam dunia medis penyakit ini dikenal dengan nama Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), atau masyarakat umum mengenalnya sebagai penyakit asam lambung.

Read More
06.12.2018
Kanker Kolorektal – Apa yang tidak Anda ketahui?

Mitos dan Realita tentang Kanker Kolorektal?

Read More
11.10.2019
Kecil namun Berbahaya: Apa itu Kanker Prostat dan Bagaimana Mencegahnya?

Kelenjar prostat seringkali diremehkan karena ukurannya. Padahal, kelenjar ini memiliki peran penting dalam sistem reproduksi pria, dan mengabaikan masalah yang terjadi pada kelenjar ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan.

Read More
06.12.2018
Stroke - Penyebab Utama Kematian Ketiga dan Apa Yang Anda Bisa Lakukan Tentang Ini

Saat sedang berlibur dengan keluarganya di Bogor, Jonathan*, 52 th, mengalami serangan stroke serius namun menolak untuk dibawa ke rumah sakit oleh istrinya hingga terlalu terlambat. Akibatnya, istrinya kerepotan mengurus administrasi rumah sakit, konsultasi dengan dokter, dan membawa suaminya pulang ke rumah dalam keadaan tidak berdaya. Istri Jonathan adalah seorang pengusaha dengan 4 anak yang berusia di bawah 19 tahun dan Ia tidak punya banyak waktu untuk memikirkan efek berkepanjangan dari serangan stroke yang dialami Jonathan. Proses beradaptasi ke gaya hidup yang baru di mana Jonathan harus selalu dilayani baru terasa beratnya saat mereka pulang ke Jakarta. Jonathan harus menghabiskan waktu di rumah sakit selama 1 bulan, dan mengunjungi pusat rehabilitasi secara rutin selama 3 bulan. Ia telah kehilangan kemampuan untuk berbicara, menulis atau bahkan sekedar bergerak untuk menunjukkan apa yang ia butuhkan.

Read More
29.11.2018
Aces Awards

Kesuksesan dari sebuah kerjasama

Read More
01.11.2018
Pentingnya Tes Kesehatan

Periksakan kesehatan Anda serta keluarga di Island Hospital dan nikmati anugerah kesehatan yang sempurna.

Di kehidupan yang sibuk di mana kita seringkali berpergian, seringkali kita lupa akan kesehatan.

Read More