6 Langkah untuk Hidup Bahagia dengan Jantung Sehat

By Island Hospital   |   28.08.2018

Kita sering mengabaikan, bahkan melupakan bahwa jantung adalah salah satu organ terpenting di tubuh manusia. Jantung merupakan organ tubuh yang tidak pernah berhenti bekerja keras agar kita tetap hidup. Ia berdetak sekitar 100.000 kali per hari, atau lebih dari 2,5 miliar kali dalam masa hidup rata-rata manusia. Mengetahui fakta ini, sekarang waktunya kita untuk menjadi lebih proaktif dalam menjaga kesehatan dan kebahagiaan jantung agar kinerjanya selalu optimal. Mengingat kesehatan jantung sangat penting, mari mulai menjaga jantung kita dari gangguan atau penyakit apa pun agar kita selalu sehat dan berumur panjang. Menjaga kesehatan jantung untuk menghindari penyakit kardiovaskular sangatlah penting, tetapi jangan jadikan hal itu sebagai satu-satunya alasan Anda.  

Ada beberapa faktor risiko penyakit jantung yang tidak dapat kita hindari, seperti riwayat kesehatan keluarga, jenis kelamin, atau usia, namun ada banyak langkah pencegahan yang dapat kita lakukan supaya Anda bisa hidup bahagia dengan jantung yang sehat. Berikut adalah 6 langkah mendapatkan kebahagiaan melalui jantung yang sehat:

fb-post-1

Merokok dianggap sebagai salah satu faktor utama meningkatnya risiko penyakit jantung. Berbagai zat yang terkandung dalam tembakau dapat merusak jantung dan pembuluh darah, sehingga menyebabkan penyempitan arteri (aterosklerosis) yang kemudian menyebabkan serangan jantung.

Berapa pun jumlahnya, merokok berbahaya bagi kesehatan. Semua kebiasaan merokok, termasuk mengonsumsi smokeless tobacco atau tembakau kunyah, rokok rendah tar/nikotin, bahkan paparan asap rokok tidak langsung sekali pun dapat meningkatkan risiko seseorang terhadap penyakit jantung.

Menghentikan kebiasaan merokok memang sangat sulit, tapi tidak ada kata terlambat untuk berhenti. Menghentikan kebiasaan merokok selama 5 tahun dapat menurunkan risiko seseorang terkena penyakit jantung, hingga setara dengan orang yang tidak pernah merokok seumur hidup mereka. Selain itu, ada banyak manfaat lain yang akan Anda rasakan setelah berhenti merokok.

fb-post-2

Olahraga teratur dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan manfaatnya akan lebih terasa jika dikombinasikan dengan menjaga berat badan yang ideal. Olahraga dapat membantu jantung bekerja lebih efisien memompa darah, sehingga dapat menurunkan tekanan darah dan secara signifikan meminimalisir perkembangan penyakit kronis seperti diabetes dan kolesterol tinggi.

 Melakukan aktivitas fisik secara teratur setidaknya 30 menit setiap hari sangat baik untuk kesehatan jantung. Aktivitas ini termasuk berjalan di atas treadmill, berenang, bersepeda, atau jogging.  Jika Anda tidak bisa melakukan aktivitas fisik yang berat, Anda bisa melakukan aktivitas fisik yang lebih ringan setiap hari seperti tai chi, yoga dan berkebun supaya jantung Anda tetap terlatih. Beraktivitaslah sesuai dengan kemampuan Anda, karena aktivitas ringan pun tetap bermanfaat untuk jantung.

fb-post3

Makanan adalah salah satu hal esensial untuk bertahan hidup. Salah satu langkah awal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan jantung ialah mengonsumsi makanan sehat. Pola makan yang kaya dengan buah, sayur, dan minyak ikan sangat penting untuk menyehatkan jantung dan membantunya bekerja secara maksimal.

Jumlah lemak dalam tubuh harus dikontrol karena lemak berlebih dapat menghambat peredaran darah yang akhirnya akan mengganggu kesehatan jantung.

Dengan membatasi konsumsi jenis lemak tertentu, Anda dapat menekan kolesterol jahat dalam darah, dan menurunkan risiko penyakit arteri koroner. Cobalah untuk selalu menjaga kadar lemak jenuh tidak lebih dari 10% dari total kalori harian Anda. Serta hindari konsumsi asam lemak jenuh dan asam lemak trans (trans fat) sepenuhnya. Jika Anda menemukan istilah partially hydrogenated atau hidrogenasi parsial pada label nutrisi sebuah produk, artinya produk tersebut mengandung lemak trans.

Beberapa sumber utama lemak jenuh:

  • Daging merah
  • Produk yang terbuat dari olahan susu (dairy product)
  • Minyak sawit

Beberapa sumber lemak trans dan minyak terhidrogenasi:

  • Makanan cepat saji yang digoreng
  • Produk roti
  • Snack (makanan ringan)
  • Margarin
  • Crackers
  • Minyak lobak (rapeseed)
  • Minyak biji anggur (grapeseed)
  • Minyak canola
  • Minyak kacang

Tidak semua jenis lemak buruk untuk tubuh, ada juga jenis lemak yang baik dan justru menyehatkan. Salah satunya adalah lemak dari minyak nabati, yang banyak mengandung nutrisi bermanfaat seperti yang terdapat pada alpukat, buah zaitun, dan kacang-kacangan. Minyak nabati bisa menjadi pilihan yang bagus karena dapat menurunkan jenis kolesterol jahat di tubuh.

Sebagian orang perlu mengonsumsi 5 hingga 10 porsi sayur-sayuran per hari. Mengonsumsi sayuran tidak hanya mencegah penyakit jantung, tetapi juga membantu mencegah kanker dan memperbaiki kondisi penderita diabetes. Begitu juga dengan mengonsumsi ikan yang kaya akan Omega 3 seperti salem dan makerel, yang bisa membantu menurunkan risiko serangan jantung.

Mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang moderat seperti bir, anggur merah dan putih (wine), dan minuman keras (rum, vodka atau tequila), membantu meningkatkan kolesterol baik dan memerangi kolesterol jahat. Perlu diketahui bahwa alkohol hanya bermanfaat terhadap jantung jika dikonsumsi dalam jumlah yang moderat, jika terlalu banyak masuk ke dalam tubuh manusia, alkohol bisa menyebabkan gangguan jantung. Karena itu, kuncinya adalah menghindari konsumsi alkohol melebihi jumlah yang dianjurkan. Konsumsi alkohol dalam batas moderat artinya mengonsumsi maksimum satu porsi per hari untuk wanita dan maksimum dua porsi per hari untuk pria. Satu porsi alkohol setara dengan:

  • 1 botol bir kecil (350ml)
  • 1 gelas anggur (150ml)
  • 1 gelas hard spirit (30ml)

fb-post-4

Risiko penyakit jantung juga dipengaruhi oleh berat badan yang berlebih. Hal ini umum terjadi di banyak negara maju dan berkembang di dunia. Kandungan lemak berlebih dapat menyebabkan penyumbatan aliran darah dalam organ tubuh kita.

Penderita obesitas/kegemukan dikategorikan sebagai orang yang memiliki tingkat Indeks Massa Tubuh (IMT) di atas 25 kg/m2, di mana kondisi ini nantinya dapat menyebabkan serangan jantung, kematian mendadak, sakit dada dan detak jantung yang tidak normal.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), orang yang memiliki rasio lingkar pinggang dan pinggul yang tinggi juga berisiko memiliki penyakit yang berhubungan dengan obesitas, termasuk di antaranya penyakit jantung. Walaupun IMT Anda berada dalam kisaran normal, apabila rasio lingkar pinggang dan pinggul Anda tinggi, Anda tetap memiliki risiko penyakit jantung. 

Masalah kesehatan yang timbul karena kegemukan (seperti tekanan darah yang tinggi) akan berkurang ketika Anda mengurangi berat badan. Mengurangi berat badan akan menurunkan kadar glukosa dan meningkatkan kadar kolesterol “baik” dalam tubuh.

Seseorang tidak harus mengurangi berat badannya secara drastis untuk merasakan manfaatnya terhadap jantung. Bahkan ketika Anda berhasil mengurangi 7 kg atau 10% dari berat badan, Anda bisa langsung merasakannya.

Bila saat ini Anda mempunyai masalah kegemukan, segera konsultasikan dengan dokter mengenai berat badan yang sehat dan ideal untuk tubuh Anda, bagaimana cara memulai program diet bernutrisi bila diperlukan, serta olahraga yang tepat untuk Anda.

fb-post-5

Tertawa tidak hanya merupakan obat yang baik untuk jiwa tetapi juga jantung Anda. Tertawa sesungguhnya merupakan cara pengobatan pilihan yang lebih baik karena selain merelaksasi pembuluh darah Anda, tertawa juga dapat mengurangi gejala stres, rasa cemas, marah, depresi, serta berbagai manfaat lainnya untuk jantung. Tertawa adalah cara yang tepat dan mudah untuk melepaskan ketegangan, bersantai, serta memperbaiki fungsi pembuluh darah guna melancarkan aliran darah Anda secara alami. Semua ini dapat membantu Anda menurunkan risiko serangan jantung atau masalah kardiovaskular lainnya. Dengan menjadikan humor sebagai bagian dari hidup, Anda dapat merasakan dampak yang besar terhadap kesehatan jantung Anda sendiri.

Selain tertawa, tidur yang berkualitas juga baik untuk jantung. Kita semua tahu kalau manfaat tidur sangat luar biasa. Sebaliknya, tidur yang kurang nyenyak dapat mengganggu kesehatan jantung Anda. Gangguan tidur berkepanjangan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, termasuk tekanan darah tinggi, stroke, diabetes, bahkan gagal jantung. Kebanyakan orang dewasa membutuhkan tidur selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam. Tidur Anda bisa dikatakan cukup jika Anda dapat bangun tanpa alarm dan merasa segar setelahnya. Tapi, jika Anda terus-menerus menekan tombol snooze dan merasa bangun tidur adalah sebuah perjuangan, artinya Anda perlu tidur lebih baik setiap malam. Jadikan tidur sebagai salah satu prioritas dalam hidup dengan mengatur jadwal tidur Anda.

Otak manusia menghasilkan melatonin, yaitu hormon alami yang mengendalikan siklus tidur dan bangun tubuh. Paparan cahaya dapat memengaruhi produksi melatonin, sehingga membuat otak Anda menjadi tetap terjaga. Cobalah tidur dalam keadaan gelap dan tenang. Dan jangan membiasakan diri untuk menonton TV atau memainkan smartphone Anda sebelum tidur. Tidur malam yang nyenyak sangatlah penting untuk kesehatan kardiovaskular dan kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan. Usahakan untuk menerapkan pola tidur yang normal, agar menjaga  jantung Anda tetap sehat.

fb-post-6

Ada 3 faktor risiko utama yang memengaruhi kerentanan seseorang terhadap penyakit jantung, yaitu tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, serta diabetes.

  1. Tekanan Darah

    Kita semua tahu bahwa memahami dan menjaga tekanan darah penting untuk kesehatan tubuh dan umur yang panjang. Bagaimanapun juga, tekanan darah adalah salah satu indikator kesehatan utama, apalagi bila menyangkut jantung. Menjaga tekanan darah dalam batas normal sangat berguna untuk mencegah komplikasi seperti penyakit jantung.

     Jika Anda memiliki hipertensi (tekanan darah tinggi), Anda harus rutin memeriksakan tekanan darah Anda ke dokter setiap bulan, atau paling tidak sekali dalam setahun jika Anda tidak memilikinya.

    Namun, seiring bertambahnya usia, tekanan darah Anda cenderung meningkat, sehingga Anda harus lebih sering memeriksakannya. Pemeriksaan diperlukan jika terdapat faktor risiko lain seperti obesitas, diabetes, dan riwayat keluarga yang memiliki hipertensi. Jika Anda memiliki hipertensi namun tidak mengetahuinya, dikhawatirkan dapat membahayakan tubuh Anda.

    Mengenali tekanan darah Anda adalah satu-satunya cara untuk mengetahui dengan pasti apakah tekanan darah Anda berada dalam kisaran normal atau tidak. Untuk memastikan hasil tes yang akurat serta tindakan yang paling aman untuk kesehatan jantung Anda, SELALU diskusikan hasil pemeriksaan tekanan darah dan kondisi kesehatan Anda dengan dokter. 

    Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai fakta-fakta hipertensi yang perlu Anda ketahui ( link ke artikel Hipertensi/Tekanan Darah Tinggi – Pembunuh yang Menyerang Diam-diam)

  2. Kadar Kolesterol

    Tes kadar kolesterol dapat memberi informasi penting tentang kesehatan jantung yang mungkin tidak Anda ketahui sebelum Anda melakukan tes ini.  Tes perlu dilakukan karena kolesterol yang tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala apa pun, hingga sesuatu yang serius seperti serangan jantung terjadi.

    Orang dewasa harus mengukur kadar kolesterol mereka setidaknya sekali dalam setahun. Ada dua parameter penting dalam penilaian kolesterol; seseorang dengan riwayat keluarga yang memiliki kolesterol tinggi, atau apabila memiliki tekanan darah tinggi atau diabetes. Seseorang dengan kondisi-kondisi tersebut harus lebih sering memeriksakan kadar kolesterol mereka. Sangatlah penting untuk melakukan pemeriksaan secara rutin dengan dokter, walaupun hasil yang didapat baik.

    Saat ini pengobatan untuk menurunkan kolesterol bergantung pada skor risiko jantung Anda secara keseluruhan, bukan hanya skor pada satu tes tertentu saja.

    • Low-Density Lipoprotein (LDL) atau dikenal sebagai kolesterol jahat, berhubungan erat dengan perkembangan penyakit koroner.
    • High-Density Lipoprotein (HDL) atau dikenal sebagai kolesterol baik, bermanfaat mengurangi timbunan lemak di dinding pembuluh darah.

     

  3. Pemeriksaan Diabetes

    Karena diabetes juga merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung, pemeriksaan diabetes juga perlu Anda lakukan. Konsultasikan dengan dokter kapan Anda harus melakukan pemeriksaan kadar gula darah puasa untuk pemeriksaan diabetes. Dokter Anda mungkin saja menyarankan pemeriksaan dini untuk diabetes, tergantung pada faktor risiko yang Anda miliki, misalnya kelebihan berat badan atau memiliki riwayat diabetes dalam keluarga. Jika Anda mempunyai berat badan normal dan tidak memiliki faktor risiko lain untuk diabetes tipe 2, Asosiasi Diabetes Amerika merekomendasikan untuk memulai pemeriksaan diabetes pada usia 45 tahun, dan setelah itu melakukan pemeriksaan berkala setiap tiga tahun.

    Setelah menyelesaikan seluruh pemeriksaan fisik dan tes darah, dokter Anda mungkin melakukan tindakan non-invasif tambahan. Non-invasif berarti tindakan medis yang tidak melibatkan alat untuk pembukaan kulit atau masuk ke rongga tubuh. Ada beberapa tindakan non-invasif untuk membantu dokter dalam memeriksa kelainan jantung.

    • Elektrokardiogram (EKG)

      Pemeriksaan elektrokardiogram adalah pemeriksaan singkat untuk memantau aktivitas listrik di jantung Anda dan membuat rekaman grafik dari aktivitas listrik tersebut. Tes ini membutuhkan waktu sekitar 5-10 menit dan tidak menimbulkan rasa sakit. Anda hanya diminta untuk berbaring diam karena bila bergerak dapat memengaruhi hasilnya. Selama EKG, dokter Anda akan memasang sepuluh elektroda kecil untuk mengukur aktivitas listrik jantung di kaki, tangan, dan dada Anda. Elektroda ini akan mendeteksi:

      • detak jantung tidak normal
      • kerusakan otot jantung
      • gangguan aliran darah di arteri
      • pembesaran jantung
      • pola-pola yang umumnya terkait dengan serangan jantung
      • aritmia
      • serta kondisi kardiovaskular berbahaya lainnya.
    • Ekokardiografi

      Ekokardiografi atau USG jantung merupakan tes untuk mengevaluasi katup dan otot jantung Anda. Tes ini menggunakan gelombang suara untuk memberi gambaran jantung serta informasi tentang fungsi dan kemampuan pompa jantung Anda. Tes ini membutuhkan waktu sekitar 15 menit hingga 1 jam, serta aman dan mudah dilakukan, sehingga kebanyakan orang tetap merasa nyaman melakukannya.

      Selama tes ekokardiografi, dokter Anda akan menggunakan probe yang diletakkan di beberapa area di dada Anda. Probe ini akan memancarkan gelombang ultrasonik ke jantung serta menangkap pantulan-pantulan dari jantung, yang kemudian ditunjukkan di layar mesin ekokardiografi. Ahli Jantung dapat melihat bagian-bagian jantung saat probe digerakkan di sekitar dada pasien. Gelombang suara yang dipancarkan probe dapat menentukan berapa banyak darah dipompa oleh jantung ketika berkontraksi.

    • Skor Kalsium Koroner (Coronary Calcium Scoring)

      Pemeriksaan skor kalsium koroner dapat mendeteksi dan mengukur plak yang mengandung kalsium di arteri. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mencari tumpukan kalsium (kalsifikasi) di dinding arteri koroner (jantung). Kalsifikasi ini merupakan tanda awal penyakit jantung koroner. Melalui gambar CT jantung (tomografi terkomputasi), penumpukan plak berbahaya yang menghalangi aliran darah ke jantung dapat dideteksi, bahkan sebelum seseorang mempunyai gejala penyakit jantung sekalipun.

      Keberadaan plak dapat menyempitkan arteri koroner, sehingga mengurangi aliran darah yang kaya akan oksigen ke jantung. Kondisi ini dapat menyebabkan angina atau nyeri di dada. Penumpukan plak juga dapat menyebabkan darah menggumpal dan menghalangi arteri koroner Anda, sehingga menyebabkan terjadinya serangan jantung. Pemeriksaan skor kalsium koroner umumnya tidak menyakitkan dan cepat.

      Dengan peralatan yang canggih, pemeriksaan ini dapat dilakukan dalam waktu relatif lebih singkat.

      Dengan peralatan ini dokter dapat mendeteksi gangguan lebih dini sehingga pasien berkesempatan untuk mengubah gaya hidup tidak sehat agar terhindar dari penyakit jantung, seperti meningkatkan asupan nutrisi, mulai berolahraga, atau berhenti merokok.

    • Perekaman EKG 24 jam atau Pemantauan Holter

      Perekaman EKG 24 jam atau Pemantauan Holter dilakukan untuk merekam ritme jantung Anda selama 24 jam saat Anda melakukan aktivitas sehari-hari. Tes ini dapat membantu mendiagnosis gejala-gejala seperti palpitasi yang tidak terjadi setiap saat. Palpitasi ini dapat disebabkan oleh ritme jantung yang tidak normal. Setiap orang mengalami palpitasi dengan cara yang berbeda-beda, seperti denyut jantung yang lemah, berdebar-debar, atau berdegub kencang. Palpitasi juga dapat dirasakan seolah detak jantung berhenti sesaat. Kondisi ini tentu saja mengganggu dan menakutkan.

      Untuk melakukan perekaman EKG 24 jam, elektroda yang terhubung ke alat perekam ditempel di bagian dada pasien. Alat perekam ini dapat disimpan di saku atau dipakai di leher/pinggang. Selama proses pemeriksaan, Anda diminta mencatat kegiatan yang Anda lakukan dan perasaan Anda saat itu, beserta waktunya. Ketika memakai alat perekam EKG ini, Anda dapat beraktivitas seperti biasa, kecuali mandi. Saat mengembalikan alat perekam ke dokter, Anda akan melihat hasil analisis komputer dari rekaman EKG tersebut dan mengetahui penyebab palpitasi yang Anda alami.

      Dalam beberapa kasus, palpitasi dapat menjadi tanda kondisi jantung yang lebih serius seperti gagal jantung atau serangan jantung, terutama jika berlangsung dalam waktu beberapa menit atau lebih, atau jika muncul gejala lain yang menyertainya. Jika palpitasi muncul bersamaan dengan gejala seperti pusing, tubuh tidak stabil, pingsan, atau dada tidak nyaman atau nyeri, mungkin itu pertanda bahwa fungsi jantung Anda sedang terganggu. Segera buat janji dengan dokter jika Anda merasakan gejala palpitasi secara berulang-ulang. Dokter Anda dapat memeriksa jantung Anda untuk memastikan ia berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga Anda tidak perlu khawatir jika jantung Anda berdetak kencang di kemudian hari.

    • Tes Latihan Stres

      Tes latihan stres merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk menguji efek berolahraga terhadap jantung Anda. Tes ini dianggap sebagai tes yang sangat aman dan murah namun dapat memberikan banyak informasi yang sangat penting tentang kesehatan jantung. Tes ini biasanya dilakukan di bawah pengawasan seorang Ahli Jantung. Tes latihan stres sangat berguna untuk pasien dengan riwayat nyeri dada, di mana tindakan untuk menyingkirkan penyumbatan arteri di jantung perlu dilakukan.  Selain itu, tes ini juga secara tidak langsung mencerminkan kesehatan jantung pasien yang memiliki berbagai faktor risiko (seperti yang dibahas di atas).

     

Ahli Jantung di Island Hospital memiliki akses untuk pencitraan medis dan tes darah yang canggih sehingga dapat memberikan penilaian risiko serangan jantung yang lebih akurat. Hasil dari berbagai tes ini merupakan cara pilihan yang lebih baik untuk mengetahui apakah Anda berisiko terkena penyakit jantung sebelum muncul gejala yang nyata, dan jika hal ini sudah terjadi, Anda dapat mengetahui seberapa parah kondisi Anda.

Serangan jantung dan stroke termasuk komplikasi penyakit jantung. Dengan diagnosis dan pengobatan dini, Anda dapat mengurangi risiko-risiko komplikasi tersebut. Kasus yang dialami setiap pasien berbeda-beda. Untuk membantu memahami jenis dan metode pengobatan serta pencegahan penyakit jantung yang tepat untuk Anda, segera buat janji temu dengan Dokter Spesialis Jantung kami di Island Hospital.

Mengenali risiko dan gejala penyakit jantung harus dilakukan sedini mungkin untuk menjaga kesehatan dan kebahagiaan jantung Anda. Langkah-langkah di atas mungkin saja tidak berlaku, kurang tepat, atau tidak sesuai dengan kondisi Anda. Tapi paling tidak, ulasan yang ada di artikel ini dapat menjadi inspirasi atau pengingat untuk selalu menjaga jantung Anda dengan lebih baik. Karena, Anda tidak hanya bertanggung jawab terhadap diri sendiri, namun juga memiliki tanggung jawab terhadap keluarga yang Anda cintai.

Buat Janji Temu
Beli Paket Sekarang


14.09.2018
7 Fakta Penyakit Jantung Koroner (CAD) yang Harus Anda Ketahui

Jenis penyakit jantung yang paling sering ditemui adalah penyakit jantung koroner, atau disebut juga sebagai penyakit arteri koroner, CAD (Coronary Artery Disease), arteriosklerosis koroner, dan aterosklerosis koroner. Berikut adalah 7 Fakta Penyakit Jantung Koroner (CAD) yang Harus Anda Ketahui

Selengkapnya
28.08.2018
12 Mitos Tentang Penyakit Jantung yang Sebelumnya Saya Yakini

Saat ini penyakit jantung tetap bertahan sebagai pembunuh nomor satu di banyak negara. Dan masih banyak persepsi yang salah tentang penyakit jantung. Sekarang saatnya kita membuka fakta yang sebenarnya, sebelum terlambat.

Selengkapnya
28.09.2018
Apa itu Prehipertensi dan Seberapa Seriuskah Kondisi Tersebut?

Layaknya sebuah lampu kuning di lampu lalu lintas yang berfungsi sebagai tanda peringatan, prehipertensi merupakan suatu tanda peringatan penyakit kardiovaskular. Artinya Anda mungkin memiliki risiko tekanan darah tinggi di masa yang akan datang. Ada beberapa tanda komplikasi yang mengikuti datangnya hipertensi, di antaranya serangan jantung, stroke, penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan gagal ginjal. Jika Anda kelebihan berat badan, kurang bergerak, memiliki kebiasaan merokok, minum alkohol secara berlebihan, makan makanan dengan kadar garam tinggi, dan memiliki riwayat keluarga hipertensi, Anda kemungkinan besar berisiko terkena prehipertensi. Prehipertensi biasanya tidak menimbulkan gejala dan didiagnosis di klinik dokter atau apotek ketika dilakukan pengukuran tekanan darah selama pemeriksaan kesehatan rutin.

Selengkapnya
09.10.2018
Vaginitis: Apa yang penting diketahui oleh wanita?

Kesehatan vagina sangat penting dipertahankan oleh setiap wanita demi kondisi tubuh yang prima. Berbagai masalah pada vagina dapat menyebabkan masalah kesuburan, gairah seksual, dan kemampuan untuk orgasme. Lalu juga dapat memengaruhi tingkat stress, kepercayaan diri, dan hubungan dengan pasangan kita.

Selengkapnya
10.09.2018
Kista Ovarium

Rahim wanita memiliki dua indung telur (ovarium) yang masing-masing berbentuk dan berukuran sebesar almond. Satu di sisi kanan dan satu di sisi kiri, berfungsi untuk menghasilkan serta melepaskan sel telur matang (ovum) setiap bulan selama masa-masa subur wanita. Fungsi ovarium dapat terganggu akibat adanya perkembangan kista ovarium yang berbentuk kantung kecil berisi cairan dipermukaannya.

Selengkapnya
17.12.2018
Ketahui Gejala Miom dan Cara Mengobatinya

Fibroid rahim (atau miom) adalah sel-sel nonkanker yang bertumbuh pada uterus (rahim) dan kerap muncul di masa-masa subur wanita. Fibroid rahim, juga disebut dengan leiomioma atau mioma, tidak berkaitan dengan meningkatnya risiko kanker rahim. Selain itu, fibroid ini hampir tidak pernah berkembang menjadi kanker.

Selengkapnya
06.12.2018
Kanker Kolorektal – Apa yang tidak Anda ketahui?

Mitos dan Realita tentang Kanker Kolorektal?

Selengkapnya
27.11.2018
Gejala dan Penanganan Tepat Untuk Glukoma

Glaukoma (sering disebut juga sebagai glukoma) berkaitan dengan kondisi di mana tekanan pada mata berada di atas batas normal (hipertensi okular). Jika tidak diobati atau tidak dikontrol, glaukoma dapat menjadi penyebab utama hilangnya penglihatan tepi (penglihatan perifer) yang dapat berujung pada kebutaan.

Selengkapnya
17.10.2018
Yang Perlu Diketahui untuk Mencegah Katarak

Mata kita memiliki beberapa bagian, salah satunya adalah lensa kristal alami mata yang berfungsi membantu kita fokus pada manusia dan objek lain pada jarak tertentu. Sayangnya, seiring dengan bertambahnya usia seseorang, lensa ini sering menegang dan mengeras, akibatnya lensa kehilangan kelenturan dan kemampuannya untuk fokus, sehingga menimbulkan masalah penglihatan.

Selengkapnya
11.04.2019
Retinopati Diabetik

Tahukah Anda bahwa retinopati diabetik adalah salah satu penyebab kebutaan dan kehilangan penglihatan?

Selengkapnya
17.12.2018
Benarkah ini keluhan maag biasa, atau jangan-jangan batu empedu?

Seringkah dalam keseharian, kita merasakan mual dan sakit di sekitar ulu hati, serta tidak nafsu makan? Sebagian besar mungkin dengan cepat akan mengatakan bahwa itu adalah gejala maag atau penyakit asam lambung lainnya.

Benarkah demikian? Karena seringkali, gejala di atas justru mengindikasikan adanya batu empedu.

Gejala maag dan batu empedu memang sangat mirip, karena keduanya dapat dirasakan di area sekitar ulu hati, yakni lambung dan kantong empedu. Tetapi terkadang memang tidak sesederhana itu, karena gejala batu empedu lebih sering menyerang setelah kita makan. Namun tetap saja banyak masyarakat kita keliru menganggap gejala batu empedu yang menyerangnya sebagai gejala penyakit maag.

Penyakit batu empedu dapat terjadi akibat membatunya cairan yang dihasilkan oleh hati (liver) dan menumpuk di kantung empedu.

Sementara maag merupakan penyakit yang muncul akibat adanya luka atau bakteri (bernama H. Pylori) di lambung, usus halus, dan/atau kerongkongan, sehingga mengganggu pencernaan dan asam lambung.

Bagaimana cara membedakannya? Sebelumnya, mari pahami batu empedu lebih dalam.

Selengkapnya
17.12.2018
Perut sakit setelah makan pedas? Kenali gejala asam lambung yang lain

Hobi makan pedas atau makanan yang asam? Seperti sambal atau rujak, tetapi sering merasa menderita akibat sakit atau mulas pada perut dan tenggorokan terasa panas, setelah menikmati makanan favorit tersebut? Bisa jadi rasa tidak nyaman ini adalah salah satu gejala penyakit yang umum dialami, jika kita mengabaikan kesehatan lambung. Dalam dunia medis penyakit ini dikenal dengan nama Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), atau masyarakat umum mengenalnya sebagai penyakit asam lambung.

Selengkapnya
06.12.2018
Kanker Kolorektal – Apa yang tidak Anda ketahui?

Mitos dan Realita tentang Kanker Kolorektal?

Selengkapnya
06.12.2018
Stroke - Penyebab Utama Kematian Ketiga dan Apa Yang Anda Bisa Lakukan Tentang Ini

Saat sedang berlibur dengan keluarganya di Bogor, Jonathan*, 52 th, mengalami serangan stroke serius namun menolak untuk dibawa ke rumah sakit oleh istrinya hingga terlalu terlambat. Akibatnya, istrinya kerepotan mengurus administrasi rumah sakit, konsultasi dengan dokter, dan membawa suaminya pulang ke rumah dalam keadaan tidak berdaya. Istri Jonathan adalah seorang pengusaha dengan 4 anak yang berusia di bawah 19 tahun dan Ia tidak punya banyak waktu untuk memikirkan efek berkepanjangan dari serangan stroke yang dialami Jonathan. Proses beradaptasi ke gaya hidup yang baru di mana Jonathan harus selalu dilayani baru terasa beratnya saat mereka pulang ke Jakarta. Jonathan harus menghabiskan waktu di rumah sakit selama 1 bulan, dan mengunjungi pusat rehabilitasi secara rutin selama 3 bulan. Ia telah kehilangan kemampuan untuk berbicara, menulis atau bahkan sekedar bergerak untuk menunjukkan apa yang ia butuhkan.

Selengkapnya
01.11.2018
Pentingnya Tes Kesehatan

Periksakan kesehatan Anda serta keluarga di Island Hospital dan nikmati anugerah kesehatan yang sempurna.

Di kehidupan yang sibuk di mana kita seringkali berpergian, seringkali kita lupa akan kesehatan.

Selengkapnya
29.11.2018
Aces Awards

Kesuksesan dari sebuah kerjasama

Selengkapnya