Gejala dan Penanganan Tepat Untuk Glukoma

By Island Hospital   |   27.11.2018

Glaukoma (sering disebut juga sebagai glukoma) berkaitan dengan kondisi di mana tekanan pada mata berada di atas batas normal (hipertensi okular). Jika tidak diobati atau tidak dikontrol, glaukoma dapat menjadi penyebab utama hilangnya penglihatan tepi (penglihatan perifer) yang dapat berujung pada kebutaan.

GLAUKOMA-FACT

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization – WHO), glaukoma merupakan penyebab kebutaan kedua setelah katarak. Dua jenis glaukoma yang paling umum adalah glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup akut. Mengenali perbedaan kedua jenis glaukoma tersebut sangatlah penting, karena keduanya memiliki cara pengendalian yang berbeda.

2. SYMPTOMS-1Pada tahap awal, glaukoma sudut terbuka tidak memiliki gejala-gejala tertentu. Glaukoma jenis ini tidak menyebabkan rasa sakit. Penglihatan pasien pun masih dalam batasan normal. Glaukoma ini dapat berkembang pada satu atau kedua mata pasien. Tanpa pengobatan, penderita glaukoma akan kehilangan penglihatan tepi mereka secara perlahan-lahan. Jika tetap tidak diobati, mereka akan kehilangan penglihatan terhadap objek yang berada di samping dan di sudut mata mereka, sehingga mereka seperti melihat dari sebuah lubang kunci atau terowongan. Dan seiring berjalannya waktu, kesehatan penglihatan sentral atau pandangan lurus ke depan penderita pun juga dapat berkurang sampai akhirnya mengalami kebutaan.

GLUKOMA FACTMeskipun tidak ada obat untuk glaukoma, pemeriksaan dini dan perawatan lanjutan dapat mempertahankan penglihatan pasien lebih lama. Kerusakan saraf dan kehilangan penglihatan yang terjadi karena glaukoma biasanya tidak dapat diobati. Namun, glaukoma umumnya dapat dikendalikan. Pengobatan glaukoma bertujuan untuk mengurangi tekanan intraokular pada mata. Penggunaan obat tetes mata sesuai dengan resep dokter adalah pengobatan tahap awal glaukoma yang paling umum dilakukan. Namun, dalam beberapa kasus, pengobatan sistemik, operasi laser dan/atau operasi lain mungkin tetap diperlukan.

Jika Anda berusia di atas 40 tahun dan memiliki riwayat keluarga dengan glaukoma, Anda harus menjalani pemeriksaan mata lengkap setiap satu hingga dua tahun. Dan jika Anda memiliki masalah kesehatan seperti diabetes, atau risiko penyakit mata lainnya, Anda perlu mengunjungi dokter mata Anda lebih sering. Mengurangi faktor risiko adalah satu langkah sederhana untuk mengendalikan kerusakan yang mungkin disebabkan oleh glaukoma. Selain mengikuti gaya hidup sehat yang direkomendasikan oleh dokter, Anda juga dapat sedikit mengontrol kemungkinan berkembangnya penyakit ini.

Jika tidak cepat ditangani, glaukoma dapat menyebabkan kebutaan. Oleh karena itu segeralah periksa kondisi penglihatan Anda, karena sekitar 10% penderita glaukoma yang telah menjalani pengobatan yang tepat pun, masih memiliki kemungkinan untuk mengalami kehilangan penglihatan.

 

Spesialis mata Island Hospital menyediakan layanan yang profesional, berdedikasi, dan penuh perhatian untuk mata Anda, mulai dari pemeriksaan mata yang komprehensif hingga tindakan operasi yang aman, dan diliputi dengan atmosfir yang profesional, namun penuh kehangatan dan kekeluargaan. Kami juga menggunakan teknologi dan peralatan terkini untuk memberikan hasil yang pilihan yang lebih baik. Selain pemeriksaan mata rutin, kami juga menyediakan layanan berkualitas tinggi untuk penanganan berbagai masalah mata, termasuk katarak, glaukoma, sindrom mata kering, degenerasi makula, retinopati diabetik, penyakit kornea, dan mata juling. Kami juga menyediakan tindakan operasi mata LASIK. Kami bangga dapat membantu pasien dalam menjaga, meminimalisir kerusakan, serta mengembalikan fungsi penglihatan mereka.

Buat Janji Temu
Beli Paket Sekarang


28.08.2018
6 Langkah untuk Hidup Bahagia dengan Jantung Sehat

Kita sering mengabaikan, bahkan melupakan bahwa jantung adalah salah satu organ terpenting di tubuh manusia. Jantung merupakan organ tubuh yang tidak pernah berhenti bekerja keras agar kita tetap hidup. Ia berdetak sekitar 100.000 kali per hari, atau lebih dari 2,5 miliar kali dalam masa hidup rata-rata manusia. Mengetahui fakta ini, sekarang waktunya kita untuk menjadi lebih proaktif dalam menjaga kesehatan dan kebahagiaan jantung agar kinerjanya selalu optimal. Mengingat kesehatan jantung sangat penting, mari mulai menjaga jantung kita dari gangguan atau penyakit apa pun agar kita selalu sehat dan berumur panjang. Menjaga kesehatan jantung untuk menghindari penyakit kardiovaskular sangatlah penting, tetapi jangan jadikan hal itu sebagai satu-satunya alasan Anda.  

Read More
28.08.2018
12 Mitos Tentang Penyakit Jantung yang Sebelumnya Saya Yakini

Saat ini penyakit jantung tetap bertahan sebagai pembunuh nomor satu di banyak negara. Dan masih banyak persepsi yang salah tentang penyakit jantung. Sekarang saatnya kita membuka fakta yang sebenarnya, sebelum terlambat.

Read More
14.09.2018
7 Fakta Penyakit Jantung Koroner (CAD) yang Harus Anda Ketahui

Jenis penyakit jantung yang paling sering ditemui adalah penyakit jantung koroner, atau disebut juga sebagai penyakit arteri koroner, CAD (Coronary Artery Disease), arteriosklerosis koroner, dan aterosklerosis koroner. Berikut adalah 7 Fakta Penyakit Jantung Koroner (CAD) yang Harus Anda Ketahui

Read More
09.10.2018
Vaginitis: Apa yang penting diketahui oleh wanita?

Kesehatan vagina sangat penting dipertahankan oleh setiap wanita demi kondisi tubuh yang prima. Berbagai masalah pada vagina dapat menyebabkan masalah kesuburan, gairah seksual, dan kemampuan untuk orgasme. Lalu juga dapat memengaruhi tingkat stress, kepercayaan diri, dan hubungan dengan pasangan kita.

Read More
10.09.2018
Kista Ovarium

Rahim wanita memiliki dua indung telur (ovarium) yang masing-masing berbentuk dan berukuran sebesar almond. Satu di sisi kanan dan satu di sisi kiri, berfungsi untuk menghasilkan serta melepaskan sel telur matang (ovum) setiap bulan selama masa-masa subur wanita. Fungsi ovarium dapat terganggu akibat adanya perkembangan kista ovarium yang berbentuk kantung kecil berisi cairan dipermukaannya.

Read More
17.12.2018
Ketahui Gejala Miom dan Cara Mengobatinya

Fibroid rahim (atau miom) adalah sel-sel nonkanker yang bertumbuh pada uterus (rahim) dan kerap muncul di masa-masa subur wanita. Fibroid rahim, juga disebut dengan leiomioma atau mioma, tidak berkaitan dengan meningkatnya risiko kanker rahim. Selain itu, fibroid ini hampir tidak pernah berkembang menjadi kanker.

Read More
06.12.2018
Kanker Kolorektal – Apa yang tidak Anda ketahui?

Mitos dan Realita tentang Kanker Kolorektal?

Read More
17.10.2018
Yang Perlu Diketahui untuk Mencegah Katarak

Mata kita memiliki beberapa bagian, salah satunya adalah lensa kristal alami mata yang berfungsi membantu kita fokus pada manusia dan objek lain pada jarak tertentu. Sayangnya, seiring dengan bertambahnya usia seseorang, lensa ini sering menegang dan mengeras, akibatnya lensa kehilangan kelenturan dan kemampuannya untuk fokus, sehingga menimbulkan masalah penglihatan.

Read More
11.04.2019
Retinopati Diabetik

Tahukah Anda bahwa retinopati diabetik adalah salah satu penyebab kebutaan dan kehilangan penglihatan?

Read More
19.07.2019
Memilih Dokter Mata yang Tepat Sesuai Kondisi Anda

Anda mengalami ketidaknyamanan di sekitar mata. Baik unilateral ataupun bilateral. Artinya, ketidaknyamanan bisa terjadi di mata kanan, mata kiri, atau keduanya. Anda tidak tahu mata mana yang lebih sakit, dan lebih sulit lagi untuk mengetahui penyebab ketidaknyamanan pada mata.

Read More
17.12.2018
Benarkah ini keluhan maag biasa, atau jangan-jangan batu empedu?

Seringkah dalam keseharian, kita merasakan mual dan sakit di sekitar ulu hati, serta tidak nafsu makan? Sebagian besar mungkin dengan cepat akan mengatakan bahwa itu adalah gejala maag atau penyakit asam lambung lainnya.

Benarkah demikian? Karena seringkali, gejala di atas justru mengindikasikan adanya batu empedu.

Gejala maag dan batu empedu memang sangat mirip, karena keduanya dapat dirasakan di area sekitar ulu hati, yakni lambung dan kantong empedu. Tetapi terkadang memang tidak sesederhana itu, karena gejala batu empedu lebih sering menyerang setelah kita makan. Namun tetap saja banyak masyarakat kita keliru menganggap gejala batu empedu yang menyerangnya sebagai gejala penyakit maag.

Penyakit batu empedu dapat terjadi akibat membatunya cairan yang dihasilkan oleh hati (liver) dan menumpuk di kantung empedu.

Sementara maag merupakan penyakit yang muncul akibat adanya luka atau bakteri (bernama H. Pylori) di lambung, usus halus, dan/atau kerongkongan, sehingga mengganggu pencernaan dan asam lambung.

Bagaimana cara membedakannya? Sebelumnya, mari pahami batu empedu lebih dalam.

Read More
17.12.2018
Perut sakit setelah makan pedas? Kenali gejala asam lambung yang lain

Hobi makan pedas atau makanan yang asam? Seperti sambal atau rujak, tetapi sering merasa menderita akibat sakit atau mulas pada perut dan tenggorokan terasa panas, setelah menikmati makanan favorit tersebut? Bisa jadi rasa tidak nyaman ini adalah salah satu gejala penyakit yang umum dialami, jika kita mengabaikan kesehatan lambung. Dalam dunia medis penyakit ini dikenal dengan nama Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), atau masyarakat umum mengenalnya sebagai penyakit asam lambung.

Read More
06.12.2018
Kanker Kolorektal – Apa yang tidak Anda ketahui?

Mitos dan Realita tentang Kanker Kolorektal?

Read More
06.12.2018
Stroke - Penyebab Utama Kematian Ketiga dan Apa Yang Anda Bisa Lakukan Tentang Ini

Saat sedang berlibur dengan keluarganya di Bogor, Jonathan*, 52 th, mengalami serangan stroke serius namun menolak untuk dibawa ke rumah sakit oleh istrinya hingga terlalu terlambat. Akibatnya, istrinya kerepotan mengurus administrasi rumah sakit, konsultasi dengan dokter, dan membawa suaminya pulang ke rumah dalam keadaan tidak berdaya. Istri Jonathan adalah seorang pengusaha dengan 4 anak yang berusia di bawah 19 tahun dan Ia tidak punya banyak waktu untuk memikirkan efek berkepanjangan dari serangan stroke yang dialami Jonathan. Proses beradaptasi ke gaya hidup yang baru di mana Jonathan harus selalu dilayani baru terasa beratnya saat mereka pulang ke Jakarta. Jonathan harus menghabiskan waktu di rumah sakit selama 1 bulan, dan mengunjungi pusat rehabilitasi secara rutin selama 3 bulan. Ia telah kehilangan kemampuan untuk berbicara, menulis atau bahkan sekedar bergerak untuk menunjukkan apa yang ia butuhkan.

Read More
01.11.2018
Pentingnya Tes Kesehatan

Periksakan kesehatan Anda serta keluarga di Island Hospital dan nikmati anugerah kesehatan yang sempurna.

Di kehidupan yang sibuk di mana kita seringkali berpergian, seringkali kita lupa akan kesehatan.

Read More
29.11.2018
Aces Awards

Kesuksesan dari sebuah kerjasama

Read More