Hipertensi - Si Pembunuh yang Menyerang Diam-diam

By Island Hospital   |   28.09.2018

Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, bukanlah sebuah penyakit yang dapat terjadi begitu saja. Penyakit ini berkembang perlahan dan disebabkan oleh berbagai hal, sebelum akhirnya kita sadar dan terlalu akut untuk diobati. Padahal, sebenarnya sejak awal kondisi hipertensi bisa dikendalikan secara efektif melalui perubahan gaya hidup, dan obat-obatan jika diperlukan.

Inilah 10 Fakta yang perlu Anda ketahui mengenai hipertensi.

1. Angka tekanan darah yang menyebabkan risiko hipertensi

Tekanan darah dianggap tinggi apabila 'angka atas' (tekanan sistolik) mencapai 140mmHg atau lebih, 'angka bawah' (tekanan diastolik) mencapai 90mmHg atau lebih, atau apabila keduanya setara/melebihi jumlah tersebut.

Hipertensi adalah kondisi dimana darah dipompa ke seluruh tubuh pada tekanan yang melebihi tekanan normal. Tekanan darah selalu berubah sepanjang hari, tergantung kepada waktu (siang/malam), aktivitas, tingkat euforia (perasaan gembira), dan tingkat stres. Berdasarkan variasi umum tersebut, sangatlah penting bagi Anda untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah di tiap kesempatan secara berkala.

Tekanan darah tinggi adalah kondisi umum dimana kekuatan jangka panjang aliran darah yang menuju dinding arteri cukup tinggi untuk menyebabkan masalah seperti penyakit jantung.

Tekanan darah ditentukan oleh dua hal, yaitu jumlah darah yang dipompa menuju jantung Anda, serta tingkat resistensi pembuluh darah Anda terhadap aliran darah tersebut. Semakin banyak jumlah darah yang dipompa oleh jantung dan sempitnya kondisi pembuluh darah, maka tekanan darah Anda akan menjadi semakin tinggi.

2. Berbagai penyebab Hipertensi-01

95% kasus hipertensi, tidak pernah ditemukan penyebabnya. 5% kasus lainnya, hipertensi disebabkan oleh kondisi seperti penyakit ginjal, penyempitan pembuluh darah tertentu, atau ketidakseimbangan hormon.

Obesitas, rokok, konsumsi garam dan alkohol yang berlebihan, kurangnya aktivitas fisik, dan stres psikologis adalah faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan terjadinya hipertensi.

Biasanya Anda akan mengalami prehipertensi sebelum menjadi hiperpensi. Pelajari lebih lanjut mengenai prehipertensi.

3. Riwayat hipertensi dalam keluarga

Seseorang yang mempunyai riwayat hipertensi dalam keluarga mempunyai kemungkinan lebih besar untuk mengalami hipertensi. Dan risiko Anda akan bertambah dua kali lipat apabila Anda mempunyai setidaknya satu keluarga dekat yang mengalami hipertensi sebelum berumur 60 tahun. Apabila setidaknya ada 3 saudara/orang tua Anda yang mempunyai tekanan darah tinggi sebelum mereka berumur 60 tahun, maka Anda mempunyai riwayat hipertensi keluarga yang sangat kuat. Tetapi, Anda harus memahami bahwa adanya riwayat hipertensi dalam keluarga bukan berarti Anda sudah pasti memiliki hipertensi, fakta ini hanya meningkatkan kemungkinannya saja.

4. Gejala dan tanda-tanda hipertensi

Hipertensi sering disebut sebagai "pembunuh yang menyerang secara diam-diam". Bahkan pada saat kondisi hipertensi Anda sudah akut, belum tentu Anda dapat merasakan tanda-tanda apa pun dalam tubuh Anda. Pada waktu tertentu, mungkin Anda merasakan sakit kepala/pusing, dan ini akan menjadi lebih intens saat keadaan hipertensi Anda sudah sangat serius. Akan tetapi, kebanyakan gejala hipertensi tidak spesifik; bisa saja mereka adalah tanda-tanda dari penyakit lainnya. Malah terkadang, hipertensi baru bisa ditemukan saat komplikasi sudah terjadi, contohnya, stroke atau serangan jantung.

5. Komplikasi dari hipertensiHipertensi meningkatkan risiko terjadinya aterosklerosis (pengerasan dan penyempitan arteri). Apabila terlambat atau salah pengobatan, hipertensi dapat menyebabkan terjadinya:

  • Penyakit jantung koroner
  • Gagal jantung
  • Stroke
  • Penyakit arteri perifer (penyempitan pembuluh darah pada anggota tubuh)
  • Gagal ginjal

Risiko komplikasi dari hipertensi akan meningkat apabila Anda:

  • Merokok
  • Mempunyai berat badan berlebih (Memiliki Indeks Massa Tubuh - IMT 23 kg/m2 atau lebih)
  • Mempunyai darah kolesterol yang tinggi
  • Menderita penyakit diabetes melitus

6. Tanda-tanda penting stroke dan serangan jantung-01

Serangan jantung dan stroke adalah bahaya umum yang berkaitan erat dengan hipertensi yang dapat mengancam nyawa seseorang. Sangat penting untuk menyadari tanda-tanda serangan jantung dan stroke apabila Anda mengalami hipertensi.

Ketidakjelasan pengucapan dan pandangan yang kabur bisa jadi sebuah tanda stroke yang mulai menyerang. Apabila Anda mulai mengalami gejala ini, atau menyadari seseorang memilikinya, harap hubungi unit gawat darurat secepatnya.

Tanda-tanda serangan jantung bisa berbeda antara pria dan wanita. Biasanya pria mengalami nyeri di bagian dada, mual dengan atau tanpa muntah-muntah, dan kulit yang dingin atau lembab. Sedangkan, yang umum dialami wanita adalah keluhan sesak nafas secara tiba-tiba, dengan atau tanpa nyeri dada, kelelahan secara umum, dan mual dengan atau tanpa muntah-muntah. Pelajari lebih lanjut mengenai gejala penyakit jantung pada wanita. 

7. Cara mengobati hipertensi

Perubahan gaya hidup adalah dasar dari pengobatan hipertensi dan penyakit metabolisme yang lainnya. Menurunkan berat badan, berolahraga, mengurangi konsumsi garam, berhenti merokok, dan menghindari konsumsi alkohol berlebihan adalah hal yang Anda perlukan untuk mengontrol tekanan darah. Saat perubahan gaya hidup sudah tidak bisa membendung, obat-obatan anti-hipertensi dapat dikonsumsi dengan menggunakan resep dokter. Bahkan setelah meminum obat-obatan ini, gaya hidup yang sehat harus selalu dijaga. Pengobatan yang tepat untuk tekanan darah tinggi terbukti berhasil menurunkan angka kematian dari stroke dan penyakit jantung koroner.

8. Obat anti-hipertensi untuk mengobati tekanan darah tinggi

Apabila Anda telah didiagnosis mengalami hipertensi, biasanya dokter akan menganjurkan untuk meminum obat-obatan yang termasuk dalam 5 kelompok utama ini:

  • Diuretik
  • Beta-bloker
  • Antagonis kanal kalsium
  • Angiotensin-converting enzyme inhibitor/ACE inhibitor (Obat penghambat enzim pengubah angiotensin)
  • Penyekat reseptor angiotensin II

Resep obat diatas dikelompokkan menurut umur, gender, dan riwayat penyakit seseorang. Pemberian lebih dari satu macam obat-obatan sangat mungkin untuk menjaga tekanan darah (blood pressure, BP) ke tingkat yang normal. Obat yang diberikan dapat merupakan sebuah racikan antara 2 kelompok obat-obatan diatas.

9. Yang harus Anda ingat saat mengonsumsi obat-obatan anti-hipertensi

  • Pengobatan berlangsung seumur hidup (termasuk perubahan gaya hidup dengan atau tanpa obat-obatan medis).
  • Obat yang dianjurkan dokter tidak dapat dihentikan atau dikurangi dosisnya tanpa berkonsultasi dengan dokter yang bersangkutan terlebih dahulu.
  • Guna mengontrol tekanan darah secara efektif, cek tekanan darah berkala disertai konsultasi dokter sangat penting untuk dilakukan. Pemantauan tekanan darah yang lebih rutin dengan alat monitor tekanan darah digital akan menjadikan kontrol Anda lebih baik.

10. Anjuran dan larangan bagi penderita hipertensi

  • Kontrol berat badan Anda dibawah IMT 23 kg/m2, tetapi jangan dibawah 18,5 kg/m2. Mengurangi berat berlebih akan membantu mengurangi total kolestrol, kolesterol LDL (kolestrol jahat), serta tingkat trigliserida.
  • Jaga pola makan sehat dan teratur dengan membatasi konsumsi segala jenis lemak yang merugikan. Cobalah untuk mengganti lemak jenuh dengan lemak tidak jenuh.
  • Batasi konsumsi makanan berkolesterol LDL. Sumber utama kolesterol ini termasuk jeroan/isi perut hewan (contoh, ati, otak, ginjal, usus, dan jantung), kuning telur, telur ikan, kerang, udang, kepiting, dan lemak hewan.
  • Tingkatkan konsumsi makanan berserat. Serat dapat ditemukan di haver (oat), oat bran (kulit luar biji-bijian gandum), jelai, buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan gandum utuh (whole grain) dapat mempercepat hilangnya kolesterol dalam darah.
  • Olahraga setidaknya 30 menit setiap 5 hari atau lebih dalam seminggu. Kurangnya berolahraga berkaitan erat dengan kurangnya tingkat kolesterol HDL (kolesterol baik).
  • Batasi konsumsi alkohol hingga setidaknya 2 gelas minuman standar per hari, atau sama dengan 2/3 kaleng bir berisi 220ml, 1 gelas anggur merah/putih 100ml, atau 1 sloki jenis minuman spirit (30ml)
  • Jangan merokok.
Ahli jantung Island Hospital memiliki akses untuk teknik pencitraan dan tes darah sangat modern, sehingga dapat memberikan penilaian yang akurat terkait segala risiko penyakit jantung. Hasil tes ini dapat dijadikan sebagai tolak ukur terhadap besarnya risiko yang Anda miliki sebelum timbul gejala yang signifikan, dan seberapa berat kondisi Anda jika telah mengalaminya. Beberapa komplikasi penyakit jantung adalah serangan jantung dan stroke. Anda dapat menghindari komplikasinya dengan diagnosa dan penanganan sejak dini. Masing-masing pasien tidak pernah memiliki jenis komplikasi yang sama, oleh karena itu, agar dapat lebih memahami tentang berbagai metode penanganan dan pencegahan penyakit jantung, segera buat janji temu dengan Ahli jantung kami di Island Hospital.

Identifikasi risiko dan gejala penyakit jantung adalah langkah yang tepat untuk menjaga agar jantung tetap sehat dan bahagia.


28.09.2018
Apa itu Prehipertensi dan Seberapa Seriuskah Kondisi Tersebut?

Layaknya sebuah lampu kuning di lampu lalu lintas yang berfungsi sebagai tanda peringatan, prehipertensi merupakan suatu tanda peringatan penyakit kardiovaskular. Artinya Anda mungkin memiliki risiko tekanan darah tinggi di masa yang akan datang. Ada beberapa tanda komplikasi yang mengikuti datangnya hipertensi, di antaranya serangan jantung, stroke, penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan gagal ginjal. Jika Anda kelebihan berat badan, kurang bergerak, memiliki kebiasaan merokok, minum alkohol secara berlebihan, makan makanan dengan kadar garam tinggi, dan memiliki riwayat keluarga hipertensi, Anda kemungkinan besar berisiko terkena prehipertensi. Prehipertensi biasanya tidak menimbulkan gejala dan didiagnosis di klinik dokter atau apotek ketika dilakukan pengukuran tekanan darah selama pemeriksaan kesehatan rutin.

Read More
14.09.2018
7 Fakta Penyakit Jantung Koroner (CAD) yang Harus Anda Ketahui

Jenis penyakit jantung yang paling sering ditemui adalah penyakit jantung koroner, atau disebut juga sebagai penyakit arteri koroner, CAD (Coronary Artery Disease), arteriosklerosis koroner, dan aterosklerosis koroner. Berikut adalah 7 Fakta Penyakit Jantung Koroner (CAD) yang Harus Anda Ketahui

Read More
28.12.2018
Apakah Benjolan di Payudara Saya adalah Kanker?

Benjolan pada payudara adalah pembengkakan atau tonjolan kecil/besar pada payudara yang mempunyai perbedaan signifikan dibandingkan di area lain pada kedua payudara. Benjolan payudara dapat menyerang wanita dan pria, namun umumnya sering terjadi kepada wanita.

Read More
17.12.2018
Ketahui Gejala Miom dan Cara Mengobatinya

Fibroid rahim (atau miom) adalah sel-sel nonkanker yang bertumbuh pada uterus (rahim) dan kerap muncul di masa-masa subur wanita. Fibroid rahim, juga disebut dengan leiomioma atau mioma, tidak berkaitan dengan meningkatnya risiko kanker rahim. Selain itu, fibroid ini hampir tidak pernah berkembang menjadi kanker.

Read More
09.10.2018
Vaginitis: Apa yang penting diketahui oleh wanita?

Kesehatan vagina sangat penting dipertahankan oleh setiap wanita demi kondisi tubuh yang prima. Berbagai masalah pada vagina dapat menyebabkan masalah kesuburan, gairah seksual, dan kemampuan untuk orgasme. Lalu juga dapat memengaruhi tingkat stress, kepercayaan diri, dan hubungan dengan pasangan kita.

Read More
06.12.2018
Kanker Kolorektal – Apa yang tidak Anda ketahui?

Mitos dan Realita tentang Kanker Kolorektal?

Read More
11.04.2019
Retinopati Diabetik

Tahukah Anda bahwa retinopati diabetik adalah salah satu penyebab kebutaan dan kehilangan penglihatan?

Read More
27.11.2018
Gejala dan Penanganan Tepat Untuk Glukoma

Glaukoma (sering disebut juga sebagai glukoma) berkaitan dengan kondisi di mana tekanan pada mata berada di atas batas normal (hipertensi okular). Jika tidak diobati atau tidak dikontrol, glaukoma dapat menjadi penyebab utama hilangnya penglihatan tepi (penglihatan perifer) yang dapat berujung pada kebutaan.

Read More
17.10.2018
Yang Perlu Diketahui untuk Mencegah Katarak

Mata kita memiliki beberapa bagian, salah satunya adalah lensa kristal alami mata yang berfungsi membantu kita fokus pada manusia dan objek lain pada jarak tertentu. Sayangnya, seiring dengan bertambahnya usia seseorang, lensa ini sering menegang dan mengeras, akibatnya lensa kehilangan kelenturan dan kemampuannya untuk fokus, sehingga menimbulkan masalah penglihatan.

Read More
27.12.2018
Berisiko terserang penyakit liver? JANGAN percaya 6 mitos ini!

Seberapa seringkah kita mendengar bahwa penyakit liver (penyakit hati) hanya menyerang seseorang yang merupakan peminum alkohol berat, atau terlalu sering begadang sampai larut malam?

Read More
17.12.2018
Benarkah ini keluhan maag biasa, atau jangan-jangan batu empedu?

Seringkah dalam keseharian, kita merasakan mual dan sakit di sekitar ulu hati, serta tidak nafsu makan? Sebagian besar mungkin dengan cepat akan mengatakan bahwa itu adalah gejala maag atau penyakit asam lambung lainnya.

Benarkah demikian? Karena seringkali, gejala di atas justru mengindikasikan adanya batu empedu.

Gejala maag dan batu empedu memang sangat mirip, karena keduanya dapat dirasakan di area sekitar ulu hati, yakni lambung dan kantong empedu. Tetapi terkadang memang tidak sesederhana itu, karena gejala batu empedu lebih sering menyerang setelah kita makan. Namun tetap saja banyak masyarakat kita keliru menganggap gejala batu empedu yang menyerangnya sebagai gejala penyakit maag. (this is the part where we elaborate them)

Penyakit batu empedu dapat terjadi akibat membatunya cairan yang dihasilkan oleh hati (liver) dan menumpuk di kantung empedu.

Sementara maag merupakan penyakit yang muncul akibat adanya luka atau bakteri (bernama H. Pylori) di lambung, usus halus, dan/atau kerongkongan, sehingga mengganggu pencernaan dan asam lambung.

Bagaimana cara membedakannya? Sebelumnya, mari pahami batu empedu lebih dalam.

Read More
17.12.2018
Perut sakit setelah makan pedas? Kenali gejala asam lambung yang lain

Hobi makan pedas atau makanan yang asam? Seperti sambal atau rujak, tetapi sering merasa menderita akibat sakit atau mulas pada perut dan tenggorokan terasa panas, setelah menikmati makanan favorit tersebut? Bisa jadi rasa tidak nyaman ini adalah salah satu gejala penyakit yang umum dialami, jika kita mengabaikan kesehatan lambung. Dalam dunia medis penyakit ini dikenal dengan nama Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), atau masyarakat umum mengenalnya sebagai penyakit asam lambung.

Read More
06.12.2018
Stroke - Penyebab Utama Kematian Ketiga dan Apa Yang Anda Bisa Lakukan Tentang Ini

Saat sedang berlibur dengan keluarganya di Bogor, Jonathan*, 52 th, mengalami serangan stroke serius namun menolak untuk dibawa ke rumah sakit oleh istrinya hingga terlalu terlambat. Akibatnya, istrinya kerepotan mengurus administrasi rumah sakit, konsultasi dengan dokter, dan membawa suaminya pulang ke rumah dalam keadaan tidak berdaya. Istri Jonathan adalah seorang pengusaha dengan 4 anak yang berusia di bawah 19 tahun dan Ia tidak punya banyak waktu untuk memikirkan efek berkepanjangan dari serangan stroke yang dialami Jonathan. Proses beradaptasi ke gaya hidup yang baru di mana Jonathan harus selalu dilayani baru terasa beratnya saat mereka pulang ke Jakarta. Jonathan harus menghabiskan waktu di rumah sakit selama 1 bulan, dan mengunjungi pusat rehabilitasi secara rutin selama 3 bulan. Ia telah kehilangan kemampuan untuk berbicara, menulis atau bahkan sekedar bergerak untuk menunjukkan apa yang ia butuhkan.

Read More
29.11.2018
Aces Awards

Kesuksesan dari sebuah kerjasama

Read More
01.11.2018
Pentingnya Tes Kesehatan

Periksakan kesehatan Anda serta keluarga di Island Hospital dan nikmati anugerah kesehatan yang sempurna.

Di kehidupan yang sibuk di mana kita seringkali berpergian, seringkali kita lupa akan kesehatan.

Read More