Perut sakit setelah makan pedas? Kenali gejala asam lambung yang lain

By Island Hospital   |   17.12.2018

Hobi makan pedas atau makanan yang asam? Seperti sambal atau rujak, tetapi sering merasa menderita akibat sakit atau mulas pada perut dan tenggorokan terasa panas, setelah menikmati makanan favorit tersebut? Bisa jadi rasa tidak nyaman ini adalah salah satu gejala penyakit yang umum dialami, jika kita mengabaikan kesehatan lambung. Dalam dunia medis penyakit ini dikenal dengan nama Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), atau masyarakat umum mengenalnya sebagai penyakit asam lambung.

Memang terdengar seperti sesuatu yang sangat umum atau seperti penyakit yang tidak berbahaya, setidaknya sampai kita mengalami gejala yang lebih buruk seperti: Sensasi rasa terbakar pada dada dan tenggorokan dikarenakan asam lambung yang naik, susah menelan dan sakit dada. Penyakit asam lambung terjadi pada saat asam di perut naik secara konstan menuju saluran yang ada diantara perut dan mulut kita. proses kenaikan asam lambung (refluks) ini membuat kerongkongan kita mengalami iritasi, sehingga menyebabkan berbagai kondisi kesehatan yang tidak diinginkan.

  • Sakit atau nyeri di dada
  • Kesulitan atau rasa perih saat menelan sesuatu 
  • Regurgitasi (naiknya makanan atau cairan asam dari kerongkongan 
  • Rasa seperti ada benjolan di tenggorokan 
  • Dispepsia / Sakit perut dibagian atas 
  • Mual 
  • Pengikisan gigi yang disebabkan oleh asam 
  • Perasaan mulas di dada seperti terbakar, biasanya dirasakan setelah makan. Dan kondisi ini memburuk di malam hari. 
  • Batuk kronis 
  • Tidur terganggu 
  • Maag dan penyempitan saluran kerongkongan 
  • Suara yang serak 
  • Kemunculan, atau memburuknya kondisi asma 
  • Peradangan tenggorokan dan Laring / voice box (merupakan bagian dari tenggorokan yang memiliki fungsi untuk membantu proses pernapasan, bicara, dan juga melindungi paru-paru dari masuknya makanan pada saat menelan) 
  • Rasa sakit di telinga yang disebabkan oleh berkumpulnya cairan pada sinus dan bagian tengah telinga

Bila seseorang sudah divonis mengidap penyakit asam lambung, biasanya langkah yang terdepan yang dilakukan dokter adalah menganjurkan untuk merubah gaya hidup dan memberikan obat-obatan dengan resep.

1. Obat-obatan apotek, antara lain:

  • Antasida, penetral asam lambung. Antasida adalah obat anti asam lambung yang paling mudah ditemukan di apotik. Memang, obat ini mampu menetralkan kondisi lambung kita untuk jangka pendek, tetapi tanpa bantuan obat-obatan lain, antasida tidak mungkin bisa mengobati peradangan kerongkongan yang rusak oleh asam lambung. Konsumsi antasida berlebihan juga dapat menyebabkan efek samping seperti diare, atau terkadang masalah ginjal.
  • Obat untuk mengurangi produksi asam (Antagonis reseptor H2). Jenis obat ini memang tidak bekerja secepat antasida, tetapi dapat menetralkan kondisi lambung untuk jangka waktu yang lebih lama, serta dapat mengurangi produksi asam lambung hingga 12 jam. Selain itu, kita juga bisa mendapatkan versi lebih kuat dari antagonis reseptor H2 melalui resep dokter.
  • Obat untuk menghambat produksi asam dan menyembuhkan peradangan kerongkongan. Dikenal sebagai penghambat pompa proton, obat ini bekerja lebih kuat dibanding antagonis reseptor H2, serta memberikan kita waktu untuk memulihkan jaringan kerongkongan yang telah rusak oleh asam. namun jika perubahan belum juga dirasakan setelah beberapa minggu, ada kemungkinan dokter akan menganjurkan resep obat khusus

2. Obat-obatan yang didapat melalui resep dokter

  • Obat untuk memperkuat sfingter esofagus Melalui pemakaian obat ini, fungsi sfingter esofagus bagian bawah secara perlahan akan kembali seperti semula, sehingga menurunkan asam lambung. Namun obat ini dapat menyebabkan efek samping seperti kelelahan dan mual-mual. Apabila obat di atas tidak juga mampu membantu, atau jika ingin menghindari penggunaan obat-obatan jangka panjang, mungkin dokter akan menganjurkan:

3. Tindakan operasi dan prosedur medis lainnya

  • Fundoplikasi, yaitu operasi untuk mengatasi refluks dengan cara mengurangi peluang naiknya isi perut ke kerongkongan. Dokter bedah akan membungkus bagian atas perut di sekitar sfingter esofagus bagian bawah, untuk mengencangkan otot dan mencegah refluks. Fundoplikasi biasa dilakukan melalui prosedur minimal invasif (laparoskopi). Pembungkusan bagian atas perut dapat dilakukan sebagian atau sepenuhnya. Bagi anda yang aktif dengan berbagai aktivitas, asam lambung naik bisa sangat mengganggu. Jika tidak ingin mengalaminya, hindari berbagai makanan dan minuman pemicu asam lambung di atas. Bila kondisi lambung tak kunjung membaik, segera konsultasikan pada dokter Anda.

Apabila terjadinya kenaikan asam pada tubuh masih jarang terjadi, atau malah belum sama sekali, kita dapat menjalani gaya hidup sehat seperti di bawah ini:

  • Kontrol berat badan
    Memang betul, memanjakan selera dengan mengonsumsi makanan 'enak' setiap saat pasti sangat menyenangkan, namun jangan sampai kita lupa untuk membatasinya, sehingga kesehatan lambung tetap terjaga dan risiko obesitas dapat kita cegah. Obesitas adalah penyebab utama dari penyakit asam lambung. Kelebihan lemak perut dapat memberikan tekanan di perut seseorang, sehingga mendorong cairan lambung ke kerongkongan. Bila tubuh kegemukan, sebaiknya kurangi berat badan, dan jika tidak, selalu jaga berat badan dengan menjaga pola makan agar dapat terhindar dari obesitas.
  • Menjaga makan dan minum
    Selain makan berlebihan, mengonsumsi makanan dan minuman yang memicu asam lambung juga sangat berpengaruh. Untuk menjaga supaya tidak terjadi kenaikan asam secara konstan, sebaiknya kita membatasi konsumsi makanan seperti:
    • Makanan berlemak
    • Makanan pedas
    • Makanan yang kaya akan asam, seperti tomat, lemon, anggur, susu yoghurt dan citrus 
    • Mint
    • Minuman berkarbonasi
  • Makanlah dengan porsi yang lebih terjaga
    Sfingter esofagus adalah serabut otot yang bertugas menutup dan membuka saluran pada kerongkongan secara alamiah. Makanan berporsi besar dapat membuat perut penuh dan memberi tekanan berlebih pada sfingter esofagus bagian bawah, sehingga meningkatkan kemungkinan refluks dan penyakit asam lambung. Hindari makan dalam jumlah banyak dalam sekali makan. Kunyah makanan secara perlahan-lahan dan menyeluruh untuk memudahkan lambung mencernanya. Cara makan yang terburu-buru cenderung membuat kita mengonsumsi makanan terlalu banyak, sehingga mungkin dapat menelan terlalu banyak gas yang kemudian membuat perut terasa kembung.
  • Hindari berbaring setelah makan
    Setelah makan, seringkali kita merasa mengantuk kan? Dan akhirnya memilih untuk berbaring dan tidur. Hal ini terjadi karena makanan tersebut mendorong produksi serotonin di dalam otak, yaitu reaksi kimia yang menyebabkan kantuk. Walau hal ini adalah proses alami, kita perlu menahan godaan untuk berbaring setidaknya selama tiga jam, karena hal ini juga dapat menyebabkan refluks. Gravitasi akan membantu mencegah perkembangan refluks asam. Bila setelah mengonsumsi makanan kita langsung berbaring atau tidur, gravitasi tidak lagi dapat membantu kita mencerna, sehingga asam lebih mudah menekan sfingter esofagus bagian bawah dan menyebabkan refluks.
  • Naikkan kemiringan tempat tidur kita
    Menaikkan kemiringan posisi tidur hingga kurang lebih 15 hingga 22 cm akan mempermudah gravitasi menjaga asam agar tetap berada di perut. Kita bisa menggunakan ganjalan berbentuk segitiga tumpul untuk melakukannya. Jangan hanya menambah bantal untuk kepala, karena bantal-bantal ini hanya akan meninggikan kepala dan tidak membantu mencegah refluks. Kita perlu meninggikan badan dari pinggang ke atas supaya tidak mengalaminya.
  • Perhatikan obat-obatan yang kita konsumsi
    Ada sebagian obat yang dapat meningkatkan risiko penyakit asam lambung dengan cara melemaskan sfingter esofagus bagian bawah, mengubah proses pencernaan, atau bahkan malah meningkatkan iritasi dari kerongkongan yang sudah meradang.
    Obat-obatan yang dimaksud termasuk: 
    • Obat anti radang non-steroid/NSAID, atau antagonis kalsium (biasa digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi)
    • Obat asma tertentu, termasuk beta-agonis seperti albuterol dan antikolinergik, yaitu obat yang digunakan untuk mengobati kondisi seperti alergi musiman dan glaukoma
    • Bifosfonat, yaitu obat yang digunakan untuk meningkatkan kepadatan tulang, untuk penenang atau penghilang rasa sakit, untuk antibiotik, untuk kalium, atau untuk tablet zat besi. Jangan lupa untuk menginformasikan dokter, bila kita dianjurkan untuk mengonsumsi obat-obatan diatas, namun kita memiliki penyakit asam lambung, sehingga dokter dapat menemukan alternatif solusi untuk kita.
  • Berhenti merokok
    Beberapa penelitian telah menemukan bahwa nikotin dapat melemaskan sfingter esofagus bagian bawah dan juga mengganggu kemampuan air liur untuk mengeluarkan asam dari kerongkongan kita.
  • Kontrol konsumsi alkohol
    Seperti juga rokok, alkohol pun dapat melemaskan sfingter esofagus bagian bawah. Selain itu, alkohol juga dapat membuat otot-otot esofagus mengalami kejang.
  • Jangan pakai pakaian yang terlalu ketat
    Sebaiknya kita menggunakan pakaian yang lebih nyaman setiap hari, karena penggunaan pakaian yang ketat atau memasang ikat pinggang terlalu kencang dapat menyumbat saluran perut kita.
  • Cobalah diet bebas gluten
    Protein yang ditemukan pada biji-bijian seperti barley, gandum hitam (rye), dan gandum, dapat menyebabkan dan memperparah gejala penyakit asam lambung. Cobalah untuk menghilangkan gluten, yaitu protein-protein seperti yang disebut diatas, dari asupan makanan kita dan coba lihat perbedaannya.

Bila kita mengalami penyakit asam lambung dan tidak segera mendapat penanganan dengan benar maka berbagai resiko dapat terjadi, seperti :

  • Kerusakan gigi
    Resiko penyakit asam lambung dapat mempengaruhi senyuman seseorang. Asam lambung dapat mengikis enamel, yaitu lapisan keras di bagian luar gigi. Hal ini dapat mengurangi kekuatan gigi dan menyebabkan gigi berlubang.
  • Esofagitis (peradangan pada lapisan kerongkongan)
    Asam lambung dapat menyebabkan iritasi pada lapisan kerongkongan yang kemudian menyebabkan pembengkakan. Kondisi peradangan ini disebut juga sebagai esofagitis, yang pada akhirnya menyebabkan rasa sakit setiap kali kita menelan sesuatu.
  • Bisul esofagus (maag)
    Penyakit asam lambung adalah penyebab utama dari maag, atau luka di lapisan kerongkongan. Beberapa gejalanya adalah kesulitan menelan, mual, dan nyeri di dada. Umumnya, dokter akan menganjurkan obat yang dapat mengontrol penyakit asam lambung dan mengobati maag seseorang.
  • Striktur esofagus
    Seiring dengan waktu, asam lambung dapat menyebabkan luka pada jaringan esofagus. Semakin banyak luka yang terjadi di jaringan ini, maka jalur kerongkongan seseorang akan semakin sempit. Jalur-jalur sempit yang disebut striktur ini akan membuat seseorang kesulitan menelan makanan dan minuman, sehingga dapat menyebabkan dehidrasi dan turunnya berat badan.
  • Esofagus barrett
    Apabila selama bertahun-tahun tidak diobati, refluks asam yang terjadi terusmenerus dapat menyebabkan kemunculan dan perubahan sel prakanker pada kerongkongan. Kondisi ini disebut juga sebagai esofagus barret. Walaupun tidak memiliki gejala, Kita dapat memastikan adanya penyakit ini dengan meminta dokter untuk melakukan prosedur endoskopi.
  • Kanker esofagus
    Tipe kanker ini mempunyai gejala seperti kesulitan menelan dan nyeri di dada, namun gejala-gejala tersebut tidak akan muncul hingga kondisinya mencapai tahap yang sudah sangat mengkhawatirkan. 

Saat mencapai fase-fase ini, penyakit asam lambung akan semakin sulit untuk diobati. Oleh karena itu, kita harus sadar betul terhadap pilihan untuk mengatasi penyakit asam lambung, sebelum kondisinya memburuk.

Buat Janji Temu
Beli Paket Sekarang


28.08.2018
6 Langkah untuk Hidup Bahagia dengan Jantung Sehat

Kita sering mengabaikan, bahkan melupakan bahwa jantung adalah salah satu organ terpenting di tubuh manusia. Jantung merupakan organ tubuh yang tidak pernah berhenti bekerja keras agar kita tetap hidup. Ia berdetak sekitar 100.000 kali per hari, atau lebih dari 2,5 miliar kali dalam masa hidup rata-rata manusia. Mengetahui fakta ini, sekarang waktunya kita untuk menjadi lebih proaktif dalam menjaga kesehatan dan kebahagiaan jantung agar kinerjanya selalu optimal. Mengingat kesehatan jantung sangat penting, mari mulai menjaga jantung kita dari gangguan atau penyakit apa pun agar kita selalu sehat dan berumur panjang. Menjaga kesehatan jantung untuk menghindari penyakit kardiovaskular sangatlah penting, tetapi jangan jadikan hal itu sebagai satu-satunya alasan Anda.  

Read More
28.08.2018
12 Mitos Tentang Penyakit Jantung yang Sebelumnya Saya Yakini

Saat ini penyakit jantung tetap bertahan sebagai pembunuh nomor satu di banyak negara. Dan masih banyak persepsi yang salah tentang penyakit jantung. Sekarang saatnya kita membuka fakta yang sebenarnya, sebelum terlambat.

Read More
14.09.2018
7 Fakta Penyakit Jantung Koroner (CAD) yang Harus Anda Ketahui

Jenis penyakit jantung yang paling sering ditemui adalah penyakit jantung koroner, atau disebut juga sebagai penyakit arteri koroner, CAD (Coronary Artery Disease), arteriosklerosis koroner, dan aterosklerosis koroner. Berikut adalah 7 Fakta Penyakit Jantung Koroner (CAD) yang Harus Anda Ketahui

Read More
09.10.2018
Vaginitis: Apa yang penting diketahui oleh wanita?

Kesehatan vagina sangat penting dipertahankan oleh setiap wanita demi kondisi tubuh yang prima. Berbagai masalah pada vagina dapat menyebabkan masalah kesuburan, gairah seksual, dan kemampuan untuk orgasme. Lalu juga dapat memengaruhi tingkat stress, kepercayaan diri, dan hubungan dengan pasangan kita.

Read More
10.09.2018
Kista Ovarium

Rahim wanita memiliki dua indung telur (ovarium) yang masing-masing berbentuk dan berukuran sebesar almond. Satu di sisi kanan dan satu di sisi kiri, berfungsi untuk menghasilkan serta melepaskan sel telur matang (ovum) setiap bulan selama masa-masa subur wanita. Fungsi ovarium dapat terganggu akibat adanya perkembangan kista ovarium yang berbentuk kantung kecil berisi cairan dipermukaannya.

Read More
17.12.2018
Ketahui Gejala Miom dan Cara Mengobatinya

Fibroid rahim (atau miom) adalah sel-sel nonkanker yang bertumbuh pada uterus (rahim) dan kerap muncul di masa-masa subur wanita. Fibroid rahim, juga disebut dengan leiomioma atau mioma, tidak berkaitan dengan meningkatnya risiko kanker rahim. Selain itu, fibroid ini hampir tidak pernah berkembang menjadi kanker.

Read More
06.12.2018
Kanker Kolorektal – Apa yang tidak Anda ketahui?

Mitos dan Realita tentang Kanker Kolorektal?

Read More
27.11.2018
Gejala dan Penanganan Tepat Untuk Glukoma

Glaukoma (sering disebut juga sebagai glukoma) berkaitan dengan kondisi di mana tekanan pada mata berada di atas batas normal (hipertensi okular). Jika tidak diobati atau tidak dikontrol, glaukoma dapat menjadi penyebab utama hilangnya penglihatan tepi (penglihatan perifer) yang dapat berujung pada kebutaan.

Read More
17.10.2018
Yang Perlu Diketahui untuk Mencegah Katarak

Mata kita memiliki beberapa bagian, salah satunya adalah lensa kristal alami mata yang berfungsi membantu kita fokus pada manusia dan objek lain pada jarak tertentu. Sayangnya, seiring dengan bertambahnya usia seseorang, lensa ini sering menegang dan mengeras, akibatnya lensa kehilangan kelenturan dan kemampuannya untuk fokus, sehingga menimbulkan masalah penglihatan.

Read More
11.04.2019
Retinopati Diabetik

Tahukah Anda bahwa retinopati diabetik adalah salah satu penyebab kebutaan dan kehilangan penglihatan?

Read More
17.12.2018
Benarkah ini keluhan maag biasa, atau jangan-jangan batu empedu?

Seringkah dalam keseharian, kita merasakan mual dan sakit di sekitar ulu hati, serta tidak nafsu makan? Sebagian besar mungkin dengan cepat akan mengatakan bahwa itu adalah gejala maag atau penyakit asam lambung lainnya.

Benarkah demikian? Karena seringkali, gejala di atas justru mengindikasikan adanya batu empedu.

Gejala maag dan batu empedu memang sangat mirip, karena keduanya dapat dirasakan di area sekitar ulu hati, yakni lambung dan kantong empedu. Tetapi terkadang memang tidak sesederhana itu, karena gejala batu empedu lebih sering menyerang setelah kita makan. Namun tetap saja banyak masyarakat kita keliru menganggap gejala batu empedu yang menyerangnya sebagai gejala penyakit maag.

Penyakit batu empedu dapat terjadi akibat membatunya cairan yang dihasilkan oleh hati (liver) dan menumpuk di kantung empedu.

Sementara maag merupakan penyakit yang muncul akibat adanya luka atau bakteri (bernama H. Pylori) di lambung, usus halus, dan/atau kerongkongan, sehingga mengganggu pencernaan dan asam lambung.

Bagaimana cara membedakannya? Sebelumnya, mari pahami batu empedu lebih dalam.

Read More
06.12.2018
Kanker Kolorektal – Apa yang tidak Anda ketahui?

Mitos dan Realita tentang Kanker Kolorektal?

Read More
27.12.2018
Berisiko terserang penyakit liver? JANGAN percaya 6 mitos ini!

Seberapa seringkah kita mendengar bahwa penyakit liver (penyakit hati) hanya menyerang seseorang yang merupakan peminum alkohol berat, atau terlalu sering begadang sampai larut malam?

Read More
06.12.2018
Stroke - Penyebab Utama Kematian Ketiga dan Apa Yang Anda Bisa Lakukan Tentang Ini

Saat sedang berlibur dengan keluarganya di Bogor, Jonathan*, 52 th, mengalami serangan stroke serius namun menolak untuk dibawa ke rumah sakit oleh istrinya hingga terlalu terlambat. Akibatnya, istrinya kerepotan mengurus administrasi rumah sakit, konsultasi dengan dokter, dan membawa suaminya pulang ke rumah dalam keadaan tidak berdaya. Istri Jonathan adalah seorang pengusaha dengan 4 anak yang berusia di bawah 19 tahun dan Ia tidak punya banyak waktu untuk memikirkan efek berkepanjangan dari serangan stroke yang dialami Jonathan. Proses beradaptasi ke gaya hidup yang baru di mana Jonathan harus selalu dilayani baru terasa beratnya saat mereka pulang ke Jakarta. Jonathan harus menghabiskan waktu di rumah sakit selama 1 bulan, dan mengunjungi pusat rehabilitasi secara rutin selama 3 bulan. Ia telah kehilangan kemampuan untuk berbicara, menulis atau bahkan sekedar bergerak untuk menunjukkan apa yang ia butuhkan.

Read More
01.11.2018
Pentingnya Tes Kesehatan

Periksakan kesehatan Anda serta keluarga di Island Hospital dan nikmati anugerah kesehatan yang sempurna.

Di kehidupan yang sibuk di mana kita seringkali berpergian, seringkali kita lupa akan kesehatan.

Read More
29.11.2018
Aces Awards

Kesuksesan dari sebuah kerjasama

Read More