Penyebab Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita

By Island Hospital   |   21.08.2019

Penyebab utamanya adalah anatomi tubuh. Uretra wanita lebih pendek daripada pria, sehingga bakteri lebih cepat sampai ke kandung kemih dan menyebabkan infeksi.

Sebagian besar ISK disebabkan oleh bakteri Escherichia coli (E.coli) yang biasanya ditemukan dalam saluran pencernaan. Bakteri inilah yang menyebabkan infeksi pada kandung kemih (sisitis).

Bakteri seperti Klamidia dan Mikoplasma dapat menyebabkan peradangan pada uretra (uretritis). Uretritis terjadi ketika bakteri menyebar dari dubur sampai ke uretra. Karena uretra wanita berdekatan dengan vagina, penyakit seksual menular seperti herpes, gonorrhea, klamidia dan mikoplasma juga dapat menyebabkan uretritis.

ISK dapat menyerang organ manapun di saluran kemih, mulai dari ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra. Namun, infeksi lebih sering menyerang organ saluran kemih bagian bawah, yaitu uretra dan kandung kemih. Infeksi yang menyerang kandung kemih umumnya disertai rasa sakit dan tidak nyaman, tapi masih bisa ditangani dengan antibiotik. Apabila ISK menyebar sampai ginjal, maka masalah kesehatan yang lebih serius pun akan muncul.

Ada berbagai penyebab Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada wanita. Di antaranya adalah:

Perubahan pada level hormon
Infeksi Saluran Kemih (ISK) dapat terjadi ketika level hormon wanita berubah. Inilah alasan mengapa sebagian wanita lebih rentan terkena infeksi sebelum atau ketika sedang menstruasi.

Untuk wanita yang sudah menopause, level estrogen yang berkurang menyebabkan terjadinya perubahan pada saluran kemih, menjadikannya lebih rentan terkena infeksi.

Kehamilan
Risiko terkena ISK meningkat pada wanita yang sedang hamil 6 sampai 24 minggu.

Saluran kemih mengalami perubahan di masa kehamilan, sehingga wanita hamil lebih rentan terkena ISK. Karena rahim terletak persis di atas kandung kemih, berat tambahan dari rahim semasa kehamilan dapat menghambat keluarnya urin dan memicu terjadinya infeksi. Infeksi ginjal juga dapat terjadi apabila bakteri dari kandung kemih masuk ke dalam ginjal.

Infeksi Saluran Kemih di masa kehamilan dapat meningkatkan tekanan darah dan kadang menyebabkan kelahiran prematur, sehingga infeksi ini harus segera ditangani.

Penuaan
Pada wanita yang sudah berusia lanjut, jaringan di kandung kemih dan uretra menjadi lebih tipis dan kering. Penipisan ini juga bisa disebabkan oleh menopause atau histerektomi (pengangkatan rahim). Berkurangnya energi dan kemampuan kognitif wanita lansia dapat mempengaruhi kebersihan pribadi, sehingga jumlah bakteri dalam tubuh meningkat. Para lansia juga rentan terkena penyakit lain yang dapat menyebabkan retensi urin dan meningkatkan risiko Infeksi Saluran Kemih.

Ada juga beberapa hal lain yang dapat meningkatkan risiko Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada wanita:

Aktivitas seksual

Hubungan seks dapat menyebabkan infeksi kandung kemih (sisitis) apabila ada bakteri yang masuk melalui ureter. Sering melakukan hubungan seks yang intens dengan orang baru atau orang yang berbeda-beda dapat meningkatkan risiko terkena ISK.

Alat kontrasepsi

Wanita yang menggunakan alat kontrasepsi seperti diafragma, spermisida atau kondom dengan spermisida punya risiko terkena ISK lebih tinggi karena alat kontrasepsi jenis ini mendorong pertumbuhan bakteri. 

ISK harus segera diobati untuk menghindari komplikasi. Waspada jika gejala ini muncul:

Gejala ISK

Hal yang dirasakan: 
  • Nyeri panggul, terutama di bagian tengah panggul dan area di sekitar tulang pubis
  • Keinginan untuk pipis sangat kuat dan sering, namun jumlah urin yang keluar sedikit
  • Rasa seperti terbakar ketika pipis
Warna: 
  • Urin terlihat keruh, berwarna merah, merah muda atau kecoklatan
  • Warna yang tidak wajar tersebut menandakan adanya darah dalam urin
Bau: 

Urin memiliki bau yang kuat.

Jika ditangani dengan baik, ISK tidak menimbulkan komplikasi. Gejala umumnya hilang beberapa hari setelah minum antibiotik. Untuk kasus ISK yang ringan dan tanpa komplikasi, pengobatan dengan antibiotik hanya berlangsung selama satu sampai tiga hari. Pasien juga biasanya diberikan pereda nyeri (analgesik) untuk mengurangi rasa seperti terbakar saat pipis.

Berikut adalah jenis pemeriksaan yang dilakukan untuk mendiagnosa ISK.

Sampel urin

Memeriksa sampel urin adalah salah satu cara yang paling umum untuk mendiagnosa ISK.

Sampel ini digunakan untuk mencari kandungan sel darah putih, sel darah merah, dan bakteri di dalam urin.

Pemeriksaan lab

Cara lain untuk mendiagnosa ISK adalah pemeriksaan lab yang disusul dengan kultur urin untuk mendeteksi adanya bakteri dan ragi dalam urin. Pemeriksaan ini juga membantu dokter menentukan obat-obatan yang paling efektif untuk pasien ISK.

Memindai saluran kemih

Infeksi yang berulang biasanya disebabkan oleh adanya abnormalitas dalam saluran kemih. Pada kasus ini, USG, MRI atau CT scan diperlukan untuk menampilkan gambar struktur saluran kemih pasien. Agen kontras (senyawa yang digunakan untuk memindai struktur jaringan lunak) juga kadang digunakan untuk mencari adanya abnormalitas dalam saluran kemih.

Sistoskopi

Pada kasus tertentu, sitoskopi diperlukan untuk memeriksa saluran kemih. Sistoskop (yang berbentuk seperti selang dengan kamera di bagian ujung) akan dimasukkan ke dalam tubuh untuk melihat langsung ke dalam uretra dan kandung kemih. Prosedur ini dapat mendeteksi gejala awal kanker, infeksi, penyempitan, penyumbatan dan pendarahan dalam uretra dan kandung kemih.

Penanganan yang terlambat dapat memperpanjang gejala dan menyebabkan komplikasi:

  • Infeksi yang berulang
  • Kerusakan ginjal yang terjadi karena infeksi ginjal kronis (pielonefritis) 
  • Risiko melahirkan prematur pada wanita hamil
  • Sepsis yang dapat mengancam nyawa, apalagi jika infeksi merambat dari saluran kemih ke ginjal

Perbanyak minum

Asupan cairan yang cukup akan membuat frekuensi pipis menjadi lebih sering. Bakteri pun akan terbawa keluar dari saluran kemih dan mencegah terjadinya infeksi.

Bersihkan kemaluan dari depan ke belakang

Setelah pipis, keringkan kemaluan dari arah depan ke belakang untuk mencegah bakteria dari dubur tersebar hingga vagina dan uretra.

Pipis setelah melakukan hubungan seks

Bertujuan untuk mengeluarkan bakteri sebelum sampai ke kandung kemih.

Pemakaian produk kewanitaan

Sebisa mungkin hindari penggunaan produk kewanitaan seperti deodoran, douche atau bedak di area kemaluan karena berpotensi menimbulkan iritasi pada uretra.

Alat kontrasepsi

Wanita yang menggunakan diafragma, spermisida atau kondom dengan spermisida sebagai alat kontrasepsi punya risiko terkena ISK lebih tinggi karena alat kontrasepsi jenis ini mendorong pertumbuhan bakteri. Wanita yang sering terkena ISK disarankan untuk mencari alternatif alat kontrasepsi lain.

Buat Janji Temu
Beli Paket Sekarang


28.08.2018
6 Langkah untuk Hidup Bahagia dengan Jantung Sehat

Kita sering mengabaikan, bahkan melupakan bahwa jantung adalah salah satu organ terpenting di tubuh manusia. Jantung merupakan organ tubuh yang tidak pernah berhenti bekerja keras agar kita tetap hidup. Ia berdetak sekitar 100.000 kali per hari, atau lebih dari 2,5 miliar kali dalam masa hidup rata-rata manusia. Mengetahui fakta ini, sekarang waktunya kita untuk menjadi lebih proaktif dalam menjaga kesehatan dan kebahagiaan jantung agar kinerjanya selalu optimal. Mengingat kesehatan jantung sangat penting, mari mulai menjaga jantung kita dari gangguan atau penyakit apa pun agar kita selalu sehat dan berumur panjang. Menjaga kesehatan jantung untuk menghindari penyakit kardiovaskular sangatlah penting, tetapi jangan jadikan hal itu sebagai satu-satunya alasan Anda.  

Read More
14.09.2018
7 Fakta Penyakit Jantung Koroner (CAD) yang Harus Anda Ketahui

Jenis penyakit jantung yang paling sering ditemui adalah penyakit jantung koroner, atau disebut juga sebagai penyakit arteri koroner, CAD (Coronary Artery Disease), arteriosklerosis koroner, dan aterosklerosis koroner. Berikut adalah 7 Fakta Penyakit Jantung Koroner (CAD) yang Harus Anda Ketahui

Read More
28.08.2018
12 Mitos Tentang Penyakit Jantung yang Sebelumnya Saya Yakini

Saat ini penyakit jantung tetap bertahan sebagai pembunuh nomor satu di banyak negara. Dan masih banyak persepsi yang salah tentang penyakit jantung. Sekarang saatnya kita membuka fakta yang sebenarnya, sebelum terlambat.

Read More
09.10.2018
Vaginitis: Apa yang penting diketahui oleh wanita?

Kesehatan vagina sangat penting dipertahankan oleh setiap wanita demi kondisi tubuh yang prima. Berbagai masalah pada vagina dapat menyebabkan masalah kesuburan, gairah seksual, dan kemampuan untuk orgasme. Lalu juga dapat memengaruhi tingkat stress, kepercayaan diri, dan hubungan dengan pasangan kita.

Read More
10.09.2018
Kista Ovarium

Rahim wanita memiliki dua indung telur (ovarium) yang masing-masing berbentuk dan berukuran sebesar almond. Satu di sisi kanan dan satu di sisi kiri, berfungsi untuk menghasilkan serta melepaskan sel telur matang (ovum) setiap bulan selama masa-masa subur wanita. Fungsi ovarium dapat terganggu akibat adanya perkembangan kista ovarium yang berbentuk kantung kecil berisi cairan dipermukaannya.

Read More
17.12.2018
Ketahui Gejala Miom dan Cara Mengobatinya

Fibroid rahim (atau miom) adalah sel-sel nonkanker yang bertumbuh pada uterus (rahim) dan kerap muncul di masa-masa subur wanita. Fibroid rahim, juga disebut dengan leiomioma atau mioma, tidak berkaitan dengan meningkatnya risiko kanker rahim. Selain itu, fibroid ini hampir tidak pernah berkembang menjadi kanker.

Read More
06.12.2018
Kanker Kolorektal – Apa yang tidak Anda ketahui?

Mitos dan Realita tentang Kanker Kolorektal?

Read More
27.11.2018
Gejala dan Penanganan Tepat Untuk Glukoma

Glaukoma (sering disebut juga sebagai glukoma) berkaitan dengan kondisi di mana tekanan pada mata berada di atas batas normal (hipertensi okular). Jika tidak diobati atau tidak dikontrol, glaukoma dapat menjadi penyebab utama hilangnya penglihatan tepi (penglihatan perifer) yang dapat berujung pada kebutaan.

Read More
17.10.2018
Yang Perlu Diketahui untuk Mencegah Katarak

Mata kita memiliki beberapa bagian, salah satunya adalah lensa kristal alami mata yang berfungsi membantu kita fokus pada manusia dan objek lain pada jarak tertentu. Sayangnya, seiring dengan bertambahnya usia seseorang, lensa ini sering menegang dan mengeras, akibatnya lensa kehilangan kelenturan dan kemampuannya untuk fokus, sehingga menimbulkan masalah penglihatan.

Read More
11.04.2019
Retinopati Diabetik

Tahukah Anda bahwa retinopati diabetik adalah salah satu penyebab kebutaan dan kehilangan penglihatan?

Read More
17.12.2018
Benarkah ini keluhan maag biasa, atau jangan-jangan batu empedu?

Seringkah dalam keseharian, kita merasakan mual dan sakit di sekitar ulu hati, serta tidak nafsu makan? Sebagian besar mungkin dengan cepat akan mengatakan bahwa itu adalah gejala maag atau penyakit asam lambung lainnya.

Benarkah demikian? Karena seringkali, gejala di atas justru mengindikasikan adanya batu empedu.

Gejala maag dan batu empedu memang sangat mirip, karena keduanya dapat dirasakan di area sekitar ulu hati, yakni lambung dan kantong empedu. Tetapi terkadang memang tidak sesederhana itu, karena gejala batu empedu lebih sering menyerang setelah kita makan. Namun tetap saja banyak masyarakat kita keliru menganggap gejala batu empedu yang menyerangnya sebagai gejala penyakit maag.

Penyakit batu empedu dapat terjadi akibat membatunya cairan yang dihasilkan oleh hati (liver) dan menumpuk di kantung empedu.

Sementara maag merupakan penyakit yang muncul akibat adanya luka atau bakteri (bernama H. Pylori) di lambung, usus halus, dan/atau kerongkongan, sehingga mengganggu pencernaan dan asam lambung.

Bagaimana cara membedakannya? Sebelumnya, mari pahami batu empedu lebih dalam.

Read More
17.12.2018
Perut sakit setelah makan pedas? Kenali gejala asam lambung yang lain

Hobi makan pedas atau makanan yang asam? Seperti sambal atau rujak, tetapi sering merasa menderita akibat sakit atau mulas pada perut dan tenggorokan terasa panas, setelah menikmati makanan favorit tersebut? Bisa jadi rasa tidak nyaman ini adalah salah satu gejala penyakit yang umum dialami, jika kita mengabaikan kesehatan lambung. Dalam dunia medis penyakit ini dikenal dengan nama Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), atau masyarakat umum mengenalnya sebagai penyakit asam lambung.

Read More
06.12.2018
Kanker Kolorektal – Apa yang tidak Anda ketahui?

Mitos dan Realita tentang Kanker Kolorektal?

Read More
06.12.2018
Stroke - Penyebab Utama Kematian Ketiga dan Apa Yang Anda Bisa Lakukan Tentang Ini

Saat sedang berlibur dengan keluarganya di Bogor, Jonathan*, 52 th, mengalami serangan stroke serius namun menolak untuk dibawa ke rumah sakit oleh istrinya hingga terlalu terlambat. Akibatnya, istrinya kerepotan mengurus administrasi rumah sakit, konsultasi dengan dokter, dan membawa suaminya pulang ke rumah dalam keadaan tidak berdaya. Istri Jonathan adalah seorang pengusaha dengan 4 anak yang berusia di bawah 19 tahun dan Ia tidak punya banyak waktu untuk memikirkan efek berkepanjangan dari serangan stroke yang dialami Jonathan. Proses beradaptasi ke gaya hidup yang baru di mana Jonathan harus selalu dilayani baru terasa beratnya saat mereka pulang ke Jakarta. Jonathan harus menghabiskan waktu di rumah sakit selama 1 bulan, dan mengunjungi pusat rehabilitasi secara rutin selama 3 bulan. Ia telah kehilangan kemampuan untuk berbicara, menulis atau bahkan sekedar bergerak untuk menunjukkan apa yang ia butuhkan.

Read More
01.11.2018
Pentingnya Tes Kesehatan

Periksakan kesehatan Anda serta keluarga di Island Hospital dan nikmati anugerah kesehatan yang sempurna.

Di kehidupan yang sibuk di mana kita seringkali berpergian, seringkali kita lupa akan kesehatan.

Read More
29.11.2018
Aces Awards

Kesuksesan dari sebuah kerjasama

Read More