Yang Perlu Diketahui untuk Mencegah Katarak

By Island Hospital   |   17.10.2018

Mata kita memiliki beberapa bagian, salah satunya adalah lensa kristal alami mata yang berfungsi membantu kita fokus pada manusia dan objek lain pada jarak tertentu. Sayangnya, seiring dengan bertambahnya usia seseorang, lensa ini sering menegang dan mengeras, akibatnya lensa kehilangan kelenturan dan kemampuannya untuk fokus, sehingga menimbulkan masalah penglihatan.

KATARAK

Kondisi yang umumnya merupakan akibat alami penuaan ini disebut presbiopia.

Seiring dengan bertambahnya usia, perubahan-perubahan yang terjadi pada lensa kristal alami mata dapat menyebabkan perkembangan katarak atau berkurangnya kejernihan lensa mata.

Karena lensa mata tidak sefleksibel atau sejernih seperti sediakala, ia tidak mampu memfokuskan cahaya pada retina sebagaimana mestinya.

2. SYMPTOMSKemungkinan deteksi gejala katarak di tahap awal sangat kecil, bahkan mungkin tidak terdeteksi sama sekali. Namun, semua perubahan pada penglihatan yang dapat dirasakan oleh pasien perlu diberi perhatian khusus dan dikonsultasikan dengan seorang ahli perawatan mata. 

Gejala umum katarak termasuk:

  • Penglihatan keruh atau kabur
  • Sensitif terhadap cahaya atau sorotan lampu
  • Perubahan resep kacamata atau lensa kontak
  • Memburuknya penglihatan pada malam hari
  • Penglihatan terhadap warna berubah dan meredup
  • Penglihatan ganda yang terjadi pada satu mata

3. TREATMENTMeskipun saat ini belum ada cara untuk mencegah katarak, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memperlambat perkembangannya. Beberapa faktor risiko katarak yang dapat Anda hindari, antara lain kebiasaan merokok, tekanan darah tinggi, obesitas, dan konsumsi alkohol secara berlebihan. Selain itu, Anda juga dapat memperlambat perkembangan katarak dengan melindungi mata Anda dari sinar matahari langsung.

Penglihatan penderita katarak di tahap awal masih bisa sedikit diperbaiki, dengan beberapa metode koreksi penglihatan. Namun, operasi katarak tetap diperlukan jika sudah mengganggu penglihatan Anda secara signifikan. Tindakan operasi terbukti sangat efektif untuk pengobatan katarak. Pada operasi ini, dokter Anda akan mengganti lensa alami mata Anda dengan lensa buatan yang disebut dengan lensa intraokular.

Dengan kebiasaan gaya hidup tertentu, Anda dapat membantu memperlambat perkembangan katarak, seperti:

  • Tidak merokok
  • Mengenakan topi atau kacamata hitam saat berada di luar ruangan
  • Tidak menggunakan sunlamps dan tanning booth (lampu yang mengeluarkan sinar ultraviolet untuk menggelapkan warna kulit)
  • Makan makanan sehat
  • Menghindari penggunaan obat-obatan steroid (kecuali jika dibutuhkan untuk pengobatan)
  • Menjaga batas gula darah normal/mengontrol perkembangan penyakit diabetes

Jika tidak segera diobati, katarak dapat menyebabkan hilangnya penglihatan secara bertahap yang akhirnya mengarah pada kebutaan secara legal (legal blindness, yakni kondisi di mana penderita memiliki ketajaman penglihatan 20/200 f) atau bahkan kebutaan total. Jika kebutaan disebabkan oleh katarak, penglihatan penderita biasanya dapat diobati dengan operasi katarak dan implantasi lensa intraokular (IOL).

 

Spesialis mata Island Hospital menyediakan layanan yang profesional, berdedikasi, dan penuh perhatian untuk mata Anda, mulai dari pemeriksaan mata yang komprehensif hingga tindakan operasi yang aman, dan diliputi dengan atmosfir yang profesional, namun penuh kehangatan dan kekeluargaan. Kami juga menggunakan teknologi dan peralatan terkini untuk memberikan hasil yang pilihan yang lebih baik. Selain pemeriksaan mata rutin, kami juga menyediakan layanan berkualitas tinggi untuk penanganan berbagai masalah mata, termasuk katarak, glaukoma, sindrom mata kering, degenerasi makula, retinopati diabetik, penyakit kornea, dan mata juling. Kami juga menyediakan tindakan operasi mata LASIK. Kami bangga dapat membantu pasien dalam menjaga, meminimalisir kerusakan, serta mengembalikan fungsi penglihatan mereka.

Buat Janji Temu
Beli Paket Sekarang


28.09.2018
Apa itu Prehipertensi dan Seberapa Seriuskah Kondisi Tersebut?

Layaknya sebuah lampu kuning di lampu lalu lintas yang berfungsi sebagai tanda peringatan, prehipertensi merupakan suatu tanda peringatan penyakit kardiovaskular. Artinya Anda mungkin memiliki risiko tekanan darah tinggi di masa yang akan datang. Ada beberapa tanda komplikasi yang mengikuti datangnya hipertensi, di antaranya serangan jantung, stroke, penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan gagal ginjal. Jika Anda kelebihan berat badan, kurang bergerak, memiliki kebiasaan merokok, minum alkohol secara berlebihan, makan makanan dengan kadar garam tinggi, dan memiliki riwayat keluarga hipertensi, Anda kemungkinan besar berisiko terkena prehipertensi. Prehipertensi biasanya tidak menimbulkan gejala dan didiagnosis di klinik dokter atau apotek ketika dilakukan pengukuran tekanan darah selama pemeriksaan kesehatan rutin.

Read More
28.09.2018
Hipertensi - Si Pembunuh yang Menyerang Diam-diam

Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, bukanlah sebuah penyakit yang dapat terjadi begitu saja. Penyakit ini berkembang perlahan dan disebabkan oleh berbagai hal, sebelum akhirnya kita sadar dan terlalu akut untuk diobati. Padahal, sebenarnya sejak awal kondisi hipertensi bisa dikendalikan secara efektif melalui perubahan gaya hidup, dan obat-obatan jika diperlukan.

Read More
14.09.2018
7 Fakta Penyakit Jantung Koroner (CAD) yang Harus Anda Ketahui

Jenis penyakit jantung yang paling sering ditemui adalah penyakit jantung koroner, atau disebut juga sebagai penyakit arteri koroner, CAD (Coronary Artery Disease), arteriosklerosis koroner, dan aterosklerosis koroner. Berikut adalah 7 Fakta Penyakit Jantung Koroner (CAD) yang Harus Anda Ketahui

Read More
28.12.2018
Apakah Benjolan di Payudara Saya adalah Kanker?

Benjolan pada payudara adalah pembengkakan atau tonjolan kecil/besar pada payudara yang mempunyai perbedaan signifikan dibandingkan di area lain pada kedua payudara. Benjolan payudara dapat menyerang wanita dan pria, namun umumnya sering terjadi kepada wanita.

Read More
17.12.2018
Ketahui Gejala Miom dan Cara Mengobatinya

Fibroid rahim (atau miom) adalah sel-sel nonkanker yang bertumbuh pada uterus (rahim) dan kerap muncul di masa-masa subur wanita. Fibroid rahim, juga disebut dengan leiomioma atau mioma, tidak berkaitan dengan meningkatnya risiko kanker rahim. Selain itu, fibroid ini hampir tidak pernah berkembang menjadi kanker.

Read More
09.10.2018
Vaginitis: Apa yang penting diketahui oleh wanita?

Kesehatan vagina sangat penting dipertahankan oleh setiap wanita demi kondisi tubuh yang prima. Berbagai masalah pada vagina dapat menyebabkan masalah kesuburan, gairah seksual, dan kemampuan untuk orgasme. Lalu juga dapat memengaruhi tingkat stress, kepercayaan diri, dan hubungan dengan pasangan kita.

Read More
06.12.2018
Kanker Kolorektal – Apa yang tidak Anda ketahui?

Mitos dan Realita tentang Kanker Kolorektal?

Read More
11.04.2019
Retinopati Diabetik

Tahukah Anda bahwa retinopati diabetik adalah salah satu penyebab kebutaan dan kehilangan penglihatan?

Read More
27.11.2018
Gejala dan Penanganan Tepat Untuk Glukoma

Glaukoma (sering disebut juga sebagai glukoma) berkaitan dengan kondisi di mana tekanan pada mata berada di atas batas normal (hipertensi okular). Jika tidak diobati atau tidak dikontrol, glaukoma dapat menjadi penyebab utama hilangnya penglihatan tepi (penglihatan perifer) yang dapat berujung pada kebutaan.

Read More
27.12.2018
Berisiko terserang penyakit liver? JANGAN percaya 6 mitos ini!

Seberapa seringkah kita mendengar bahwa penyakit liver (penyakit hati) hanya menyerang seseorang yang merupakan peminum alkohol berat, atau terlalu sering begadang sampai larut malam?

Read More
17.12.2018
Benarkah ini keluhan maag biasa, atau jangan-jangan batu empedu?

Seringkah dalam keseharian, kita merasakan mual dan sakit di sekitar ulu hati, serta tidak nafsu makan? Sebagian besar mungkin dengan cepat akan mengatakan bahwa itu adalah gejala maag atau penyakit asam lambung lainnya.

Benarkah demikian? Karena seringkali, gejala di atas justru mengindikasikan adanya batu empedu.

Gejala maag dan batu empedu memang sangat mirip, karena keduanya dapat dirasakan di area sekitar ulu hati, yakni lambung dan kantong empedu. Tetapi terkadang memang tidak sesederhana itu, karena gejala batu empedu lebih sering menyerang setelah kita makan. Namun tetap saja banyak masyarakat kita keliru menganggap gejala batu empedu yang menyerangnya sebagai gejala penyakit maag. (this is the part where we elaborate them)

Penyakit batu empedu dapat terjadi akibat membatunya cairan yang dihasilkan oleh hati (liver) dan menumpuk di kantung empedu.

Sementara maag merupakan penyakit yang muncul akibat adanya luka atau bakteri (bernama H. Pylori) di lambung, usus halus, dan/atau kerongkongan, sehingga mengganggu pencernaan dan asam lambung.

Bagaimana cara membedakannya? Sebelumnya, mari pahami batu empedu lebih dalam.

Read More
17.12.2018
Perut sakit setelah makan pedas? Kenali gejala asam lambung yang lain

Hobi makan pedas atau makanan yang asam? Seperti sambal atau rujak, tetapi sering merasa menderita akibat sakit atau mulas pada perut dan tenggorokan terasa panas, setelah menikmati makanan favorit tersebut? Bisa jadi rasa tidak nyaman ini adalah salah satu gejala penyakit yang umum dialami, jika kita mengabaikan kesehatan lambung. Dalam dunia medis penyakit ini dikenal dengan nama Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), atau masyarakat umum mengenalnya sebagai penyakit asam lambung.

Read More
06.12.2018
Stroke - Penyebab Utama Kematian Ketiga dan Apa Yang Anda Bisa Lakukan Tentang Ini

Saat sedang berlibur dengan keluarganya di Bogor, Jonathan*, 52 th, mengalami serangan stroke serius namun menolak untuk dibawa ke rumah sakit oleh istrinya hingga terlalu terlambat. Akibatnya, istrinya kerepotan mengurus administrasi rumah sakit, konsultasi dengan dokter, dan membawa suaminya pulang ke rumah dalam keadaan tidak berdaya. Istri Jonathan adalah seorang pengusaha dengan 4 anak yang berusia di bawah 19 tahun dan Ia tidak punya banyak waktu untuk memikirkan efek berkepanjangan dari serangan stroke yang dialami Jonathan. Proses beradaptasi ke gaya hidup yang baru di mana Jonathan harus selalu dilayani baru terasa beratnya saat mereka pulang ke Jakarta. Jonathan harus menghabiskan waktu di rumah sakit selama 1 bulan, dan mengunjungi pusat rehabilitasi secara rutin selama 3 bulan. Ia telah kehilangan kemampuan untuk berbicara, menulis atau bahkan sekedar bergerak untuk menunjukkan apa yang ia butuhkan.

Read More
29.11.2018
Aces Awards

Kesuksesan dari sebuah kerjasama

Read More
01.11.2018
Pentingnya Tes Kesehatan

Periksakan kesehatan Anda serta keluarga di Island Hospital dan nikmati anugerah kesehatan yang sempurna.

Di kehidupan yang sibuk di mana kita seringkali berpergian, seringkali kita lupa akan kesehatan.

Read More