Whipple Surgery memberikan harapan dan potensial kesembuhan untuk penderita kanker pankreas

By Island Hospital   |   08.04.2020

Pankreas adalah organ pencernaan penting yang terletak di sisi belakang perut, di balik lambung. Organ ini memiliki panjang sekitar 6 inci, berbentuk lonjong, dan dikelilingi oleh lambung, usus halus, hati, limpa, dan kandung empedu. Bagian pankreas yang lebar disebut kepala, bagian tengah disebut tubuhnya, dan bagian yang paling tipis disebut ekor.

Untuk mengetahui letak pankreas, coba lakukan hal ini: tempelkan ibu jari tangan kanan ke jari kelingking tangan kanan, dan tiga jari lainnya saling menempel dengan posisi lurus. Lalu, taruh tangan kanan di bagian tengah perut, tepat di bawah tulang rusuk terakhir dengan jari-jari menunjuk ke arah kiri. Seperti itulah kira-kira bentuk dan posisi pankreas kita.

Pankreas memiliki 2 fungsi utama, yaitu : memproduksi enzim yang membantu pencernaan dan mensekresikan hormon-hormon penting, seperti insulin, yang membantu mengontrol metabolisme. Hormon membantu tubuh menggunakan dan menyimpan energi yang berasal dari makanan. Pankreas juga menghasilkan getah pankreas yang mengandung enzim untuk membantu mencerna makanan. Pankreas mengalirkan getahnya ke sebuah sistem saluran yang pada akhirnya bergabung dengan saluran empedu. Saluran empedu ini kemudian menuju ke usus dua belas jari atau duodenum, yakni bagian awal sebelum masuk ke usus halus.

Kanker pankreas adalah penyebab kematian akibat kanker yang menduduki urutan keempat di seluruh dunia. Kanker pankreas disebabkan oleh adanya sel yang bermutasi dan tumbuh di luar kendali. Sebagian besar kanker pankreas bermula di saluran yang membawa getah pankreas. Kanker pankreas juga biasa disebut karsinoma pankreas. Dikarenakan lokasi pankreas cukup dalam, seringkali tumor pankreas tidak dapat diraba (dideteksi dengan cara menekan perut). Inilah sebabnya mengapa sebagian besar gejala kanker pankreas tidak terlihat, sampai ukuran tumor menjadi cukup besar dan mengganggu fungsi pankreas atau organ-organ di sekitarnya seperti lambung, usus dua belas jari, hati, atau empedu.

Kanker pankreas relatif ganas dan lokasinya yang strategis memudahkannya untuk menyebar ke struktur dan organ di dekatnya seperti hati atau lambung. Biasanya, kanker ini terlambat didiagnonis, sehingga telah menyebar ke organ-organ sekitarnya seperti hati dan kelenjar limfa.

Meskipun penyebab pasti dari kanker pankreas tidak diketahui, namun ada faktor-faktor resiko tertentu yang dikaitkan dengan penyakit ini, seperti;

  • Merokok adalah penyebab utama kanker pankreas yang dapat dicegah.
  • Diabetes melitus bisa menjadi gejala kanker pankreas, dan diabetes menahun pada orang dewasa juga meningkatkan resiko kanker pankreas.
  • Usia Resiko kanker pankreas juga semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Hampir 90% dari semua kasus kanker pankreas ditemukan pada penderita berusia 55 tahun ke atas
  • Riwayat keluarga Diperkirakan sepuluh persen dari kasus kanker pankreas bersifat diturunkan.
  • Pankreatitis kronis Peradangan pada pankreas (pankreatitis) jangka panjang (kronis) dapat menyebabkan kanker pankreas.
  • Obesitas secara signifikan meningkatkan resiko kanker pankreas. Percaya atau tidak, diperkirakan 8% kasus kanker berhubungan dengan obesitas.

Dengan mengetahui resiko yang dimiliki, Anda serta dokter Anda akan dapat memutuskan apakah harus dilakukan screening kanker pankreas lebih dini, ketika penanganannya masih terbilang lebih mudah.

Sayangnya, sebagian besar kasus kanker pankreas tidak dapat dicegah, tetapi Anda bisa mengurangi resikonya dengan menjaga berat badan yang sehat, berhenti merokok, dan membatasi konsumsi alkohol. Faktor-faktor resiko lainnya adalah pankreatitis kronis dan riwayat keluarga. Terkadang, lesi prakanker mungkin terlihat,  dan jika ini dihilangkan lebih dini, dapat mencegah tumbuhnya kanker pankreas.

Kanker pankreas pada stadium awal umumnya menyebabkan gejala-gejala yang samar dan tidak spesifik. Namun, jika Anda tiba-tiba mengalami penurunan berat badan secara drastis, penyakit kuning (kulit dan bagian putih pada mata berubah warna menjadi kekuningan), dan rasa sakit yang tidak lazim pada area perut, disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

Tetapi jika kanker sudah tumbuh, gejala-gejala yang terlihat meliputi:

• Kulit dan bagian putih pada mata berubah warna menjadi kekuningan akibat penyakit kuning
• Rasa sakit yang tidak lazim pada area perut atas atau punggung atas
• Lemah/lesu
• Hilangnya nafsu makan
• Mual dan muntah
• Turunnya berat badan
• TIba-tiba ada diagnosis diabetes

Gejala-gejala ini bukan tanda pasti adanya kanker pankreas. Siapa pun yang mengalami gejala-gejala tersebut sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Untuk memahami apakah gejala-gejala tersebut menjadi tanda adanya sesuatu yang serius dan untuk mendiagnosis penyakit atau mengonfirmasi diagnosis sebelumnya, diperlukan keahlian dari para spesialis yang telah terlatih dan berpengalaman dalam menangani kanker pankreas. Di Island Hospital, tim ahli kami siap menangani penyakit ini pada semua stadium.  

Jika seseorang mengalami tanda dan gejala yang mungkin disebabkan oleh kanker pankreas, akan dilakukan pengujian dan tes tertentu.

Tes yang paling umum digunakan adalah ultrasonografi abdomen, CT Scan, dan MRI, yang terutama bermanfaat apabila pasien mengalami penyakit kuning tanpa keluhan rasa sakit.

Ultrasonografi abdomen Ini mungkin menjadi tes pertama karena mudah dilakukan dan tidak ada paparan radiasi. Namun, ultrasonografi mungkin tetap tidak dapat mendeteksi tumor pankreas karena pankreas berada di balik lambung yang dapat menghalangi gelombang suara.

CT Scan penting dilakukan untuk mendiagnosis kanker pankreas karena dapat menyorot pankreas dengan cukup jelas. CT Scan juga bisa membantu mendeteksi apakah kanker telah menyebar ke organ-organ di sekitar pankreas, seperti kelenjar limfa dan hati. Tes ini bisa membantu menentukan apakah operasi menjadi opsi penanganan yang memungkinkan.

MRI  Sama seperti CT Scan, tes ini juga dilakukan untuk memindai pankreas. Selain itu, MRI juga bebas radiasi. Namun, hasil gambarnya tidak sejelas hasil CT Scan. Tes ini cocok untuk orang-orang dengan kontraindikasi radiasi (kontraindikasi adalah kondisi atau faktor yang menjadi alasan untuk tidak menggunakan perawatan medis tertentu karena bahaya yang bisa ditimbulkan pada pasien – misalnya, wanita hamil). Terkadang kedua tes tersebut dilakukan (CT Scan & MRI)

Tes darah dengan zat penanda tumor juga dapat dilakukan untuk mendeteksi kanker pankreas.

Penanda tumor yang mungkin berguna untuk mendeteksi kanker pankreas adalah:

CA19-9 adalah salah satu penanda tumor. Penanda tumor adalah zat yang dihasilkan oleh sel kanker, dan CA19-9 mendeteksi jenis protein ini di dalam darah yang seringkali dikaitkan dengan kanker pankreas.

CEA (CarcinoEmbryonic Antigen) juga merupakan jenis tes darah penanda tumor. Level CEA mungkin juga akan lebih tinggi pada penderita kanker pankreas.

Namun, semua tes penanda tumor ini tidak cukup akurat untuk mengetahui secara pasti bahwa seseorang memiliki kanker pankreas.

Level penanda tumor tidak selalu tinggi pada semua orang yang mengidap kanker pankreas, dan beberapa orang yang tidak memiliki kanker pankreas bisa jadi juga memiliki level penanda tumor yang tinggi karena sebab lain.

Diagnosis sejak dini adalah KUNCINYA:  Tingkat kesembuhan meningkat drastis jika tumor dapat dideteksi lebih awal dan dapat diangkat.

 

Operasi bisa menjadi metode penyembuhan yang disarankan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien apabila tumor dapat diangkat.

Jenis operasi yang diperlukan sangat tergantung pada lokasi tumor di pankreas. Dokter bedah akan merekomendasikan prosedur untuk mengangkat tumor dan jaringan yang terdampak, serta semaksimal mungkin menyelamatkan bagian pankreas yang sehat.

Penderita kanker pankreas memiliki beberapa opsi penanganan. Tergantung jenis dan stadiumnya, kanker pankreas dapat ditangani dengan operasi (Whipple Surgery), terapi radiasi, terapi tertarget, atau kemoterapi. Sejumlah pasien menjalani beberapa kombinasi terapi.

Whipple-procedure(LARGE-VERSION)

Whipple Surgery melibatkan pengangkatan kepala pankreas (besarnya sekitar 30%-35% dari seluruh organ), bagian duodenum (usus dua belas jari), empedu, sebagian saluran empedu, dan terkadang sebagian kecil dari lambung (sekitar 10 persen). Tujuan dari operasi yang rumit ini adalah untuk mengangkat seluruh tumor dan semua kelenjar limfa di sekitarnya. Setelah operasi pengangkatan selesai, dokter bedah akan menyambungkan kembali sisa pankreas yang sehat, saluran empedu, dan usus halus untuk memulihkan fungsi sistem pencernaan.

Whipple Surgery umumnya dilakukan untuk tumor pada kepala pankreas dan usus dua belas jari.

Operasi ini dapat dilakukan untuk;

  • kanker periampula
  • kanker saluran empedu bawah (kolangiokarsinoma)
  • karsinoma pankreas
  • kanker usus dua belas jari

Whipple Surgery memberikan potensi hasil terbaik untuk kanker pankreas (kepala pankreas)

Whipple Surgery adalah operasi yang secara teknis sulit dilakukan. Dan tentunya ada resiko dalam operasi ini.

Di antaranya adalah:

  • Perdarahan pada area yang dibedah
  • Infeksi pada area sayatan atau bagian dalam perut
  • Pengosongan lambung dalam jangka lama, yang kadang menyebabkan kesulitan makan atau memicu muntah
  • Kebocoran sambungan antara pankreas dan saluran empedu
  • Diabetes, sementara atau permanen

Saat ini, risiko operasi relatif rendah dan dapat diterima. Angka mortalitas sekitar 3-5% dan angka morbiditas 10%-20%.

Bertindaklah dengan Cepat

Semua kanker memang menakutkan, tapi saat ini ada lebih banyak hal yang bisa Anda lakukan. Dengan deteksi dan penanganan dini, angka keselamatan meningkat secara signifikan selama bertahun-tahun. Tapi karena jenis kanker ini menyebar dengan cepat, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter bedah Anda dan menentukan rencana sesegera mungkin.

Jika Anda didiagnosis menderita kanker pankreas, Island Hospital menawarkan teknologi diagnostik dan penanganan terkini. Menyediakan layanan terbaik untuk pasien adalah prioritas utama kami. Island Hospital memiliki salah satu tim dokter bedah paling berpengalaman dalam skala nasional.

Island Hospital adalah satu dari beberapa rumah sakit nasional yang menawarkan Whipple Surgery; dokter-dokter bedah kami telah menangani 100 kasus Whipple Surgery dalam 4 tahun terakhir. Pada 2019 saja, dokter-dokter bedah kami berhasil menyelesaikan 38 kasus Whipple Surgery.

Siapa yang dapat menjalani Whipple Surgery?

Siapa pun yang didiagnosis dengan kanker kepala pankreas stadium awal kemungkinan dapat menjalani Whipple Surgery.

Di Island Hospital, tim dokter onkologi, dokter bedah, dokter radiologi, dan dokter patologi dengan keahlian spesialisasi kanker pankreas akan mengadakan rapat untuk mendiskusikan setiap kasus. Tim kami menawarkan panduan tentang langkah penanganan terbaik bagi masing-masing pasien.

Apa saja efek jangka panjang dari Whipple Surgery?

Pemulihan total pasca Whipple Surgery bisa berlangsung selama satu sampai dua bulan. Pasien bisa makan seperti biasa setelah pemulihan. Biasanya, pasien diminta mengkonsumsi vitamin harian yang mengandung zat besi dan obat-obatan harian untuk mengurangi produksi asam lambung. Pasien yang sebelumnya mengidap diabetes mungkin memerlukan insulin setelah operasi.

Apa saja perawatan lain yang saya perlukan pasca Whipple Surgery?

Pasien mungkin memerlukan kemoterapi sebagai bagian dari perawatan, tergantung stadium kankernya. Sebelum operasi, kemoterapi diberikan untuk menyusutkan ukuran tumor dan perawatan seluruh tubuh. Jika pasien menerima kemoterapi selama kurang dari enam bulan sebelum operasi, sesi lainnya diberikan setelah pasien pulih.

Apakah usia saya terlalu tua untuk menjalani Whipple Surgery?

Meskipun tidak ada batasan usia untuk menjalani Whipple Surgery, permasalahan dan kondisi terkait usia mungkin akan memengaruhi tindakan dan hasil medis pasien. Dokter bedah onkologi Island Hospital akan melakukan evaluasi lengkap terhadap kondisi kesehatan pasien usia lanjut secara keseluruhan sebelum mempertimbangkan metode operasi.

Apa saja resiko dari Whipple Surgery?

Whipple Surgery adalah operasi besar. Pasien yang menjalani Whipple Surgery beresiko mengalami komplikasi pasca operasi ini. Sekitar sepertiga pasien dapat mengalami komplikasi akibat operasi. Komplikasi tersebut dapat merupakan masalah besar atau kecil dan di antaranya adalah perdarahan, infeksi, dan pneumonia.

Mengapa saya harus memilih Island Hospital untuk menjalani Whipple Surgery?

Jika Anda didiagnosis dengan kanker pankreas, Island Hospital menawarkan teknologi diagnostik dan penanganan terkini sesegera mungkin. Menyediakan layanan terbaik untuk pasien adalah prioritas utama kami. Island Hospital memiliki salah satu tim dokter bedah paling berpengalaman dalam skala nasional untuk menjalankan Whipple Surgery.

Pengalaman adalah hal penting

Penelitian menunjukkan bahwa rumah sakit yang menjalankan banyak operasi Whipple Surgery memiliki catatan kematian yang lebih rendah dibandingkan dengan rumah sakit yang menjalankan lebih sedikit operasi pengangkatan pankreas. Whipple Surgery sendiri memiliki prosedur yang kompleks, berdurasi beberapa jam, dan memerlukan tingkat pelatihan bedah yang tinggi ditambah keterampilan teknis khusus yang sangat baik.

Island Hospital adalah satu dari beberapa rumah sakit nasional yang menawarkan Whipple Surgery; dokter-dokter bedah kami telah menangani 100 kasus Whipple Surgery dalam 4 tahun terakhir. Pada 2019 saja, dokter-dokter bedah kami berhasil menyelesaikan 38 kasus Whipple Surgery.

Tim multidisiplin di Island Hospital menggabungkan para ahli mulai dari onkologi bedah, patologi, radiologi, dan medis untuk menangani kanker pankreas.

Filosofi Island Hospital adalah, dalam kondisi apa pun, pasti ada secercah harapan bagi setiap pasien, tidak peduli sekecil apa pun itu.

 
Buat Janji Temu
Beli Paket Sekarang
 
 


28.09.2018
Hypertension – the silent killer you need to know

The symptoms for hypertension, also known as high blood pressure, usually come TOO LATE. It develops slowly over time, and can be related to many causes. Unfortunately, many people with high blood pressure do not even know they have it, when it is a condition that can be managed very effectively through lifestyle changes, and medication when needed.

Read More
27.08.2018
Heart Attack in Women

Heart attack is caused by narrowed heart arteries. When arteries are narrowed (a process called atherosclerosis), less blood and oxygen reaches the heart muscle. This is also called coronary artery disease and coronary heart disease. This can ultimately lead to heart attack.

Read More
14.09.2018
Top 7 facts about Coronary Artery Disease (CAD)

Coronary Artery Disease, also called CAD, coronary arteriosclerosis, coronary atherosclerosis is the most common type of heart disease. It is important to learn the basics and know how to manage CAD effectively. Here are the Top 7 facts you should know about Coronary Artery Disease (CAD)

Read More
10.09.2018
Ovarian Cyst

Ovarian cysts are fluid-filled sacs or pockets in an ovary or on its surface. Women have two ovaries — each about the size and shape of an almond — on each side of the uterus. Eggs (ova), which develop and mature in the ovaries, are released in monthly cycles during childbearing years.

Read More
28.12.2018
Breast Lump

A breast lump is a localised swelling, bulge, or bump in the breast that feels different from the breast tissue around it or the breast tissue in the same area of the other breast. Breast lumps may develop in both males and females, but they are much more common in females.

Read More
09.10.2018
Vaginitis: What Should I Know?

Vaginal health is an important part of a woman's overall well being. Vaginal problems can affect your fertility, desire for sex and ability to reach orgasm. Ongoing vaginal health issues can also cause stress or relationship problems and impact your self-confidence.

Read More
29.06.2020
What should I know about scoliosis?

Scoliosis is a medical condition where a person’s spine curves to the side, usually in the shape of an “S” or “C”. A stable and mild case of scoliosis does not cause major lifestyle complications, but severe cases with pronounced curves can be bad for a person’s health.

Read More
12.06.2020
How do I know if I need Knee Replacement?

Have you been dealing with chronic knee pain for several months now?

Read More
27.12.2018
Liver Disease

The liver is an organ about the size of a football that sits just under your rib cage on the right side of your abdomen. The liver is essential for digesting food and ridding your body of toxic substances.

Read More
06.12.2018
Colon Cancer – What do you not know?

Myths and Realities of Colorectal Cancer?

Read More
17.12.2018
Gastroesophageal – Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal reflux disease (GERD) occurs when stomach acid frequently flows back into the tube connecting your mouth and stomach (esophagus). This backwash (acid reflux) can irritate the lining of your esophagus and cause symptoms that affect your health.

Read More
17.10.2018
Cataract

The eye’s natural crystalline lens helps us focus on people and things at varying distances.

Unfortunately, as we grow older this lens often stiffens and hardens, and without its youthful suppleness, it loses its ability to focus, creating vision problems. This condition — for most, a natural consequence of aging — is called presbyopia.

Read More
26.11.2018
Glaucoma

Glaucoma is associated with higher-than-normal pressure inside the eye (ocular hypertension). If untreated or uncontrolled, glaucoma first causes peripheral vision loss and eventually can lead to blindness. 

Read More
11.04.2019
Diabetic Retinopathy

Do you know that Diabetic Retinopathy is the leading cause of blindness and vision loss?

Read More
09.10.2019
Ongoing Torture, Make It Stop: My Palms Are Way Too Sweaty

Ever been in a situation when your hands start to sweat? Or maybe when you are waiting for your health screening results? The doctors might shake your hand and hope you did not just come from the bathroom because your palms are more saturated than a sponge in water. So what is going on here?

Read More
23.03.2020
Bariatric Surgery

Bariatric surgery is a collective name for weight-loss surgery procedures that can help morbidly obese patients lose weight by making changes to their digestive system. These changes are often permanent, requiring commitment to life-long changes and adjustments to one’s lifestyle.

Obesity is a lifestyle problem; but for some people like the morbidly obese, the solution is often more complex than eating less, exercising more and a healthy diet. There are individuals who struggle to lose weight even after making many lifestyle adjustments, largely due to a combination of different external factors that are out of one’s control. Those struggling with obesity also struggle with health risks such as type-2 diabetes or high blood pressure.

While bariatric surgery is often a solution for those who struggle to lose weight; it is also not an easy way out of obesity and should not replace a healthy lifestyle.

Read More
16.03.2020
Whipple Surgery offers hope and potential cure for pancreatic cancer

The pancreas is an important digestive organ located in the back of the abdomen, behind the stomach. It is about 6 inches long, an oblong-shaped organ surrounded by the stomach, small intestine, liver, spleen and gallbladder. The widest part of the pancreas is the head, the middle section is the body, and the thinnest part is the tail.

Read More
11.10.2019
Small but Dangerous: What is Prostate Cancer and how can I prevent it?

The prostate gland is often disregarded due to its small size. However, it plays a very big role in a man’s reproduction system and failing to address problems in the prostate gland can lead to can lead to other health complications health complications.

Read More
11.10.2019
Recognise the symptoms of common urologic diseases

Have you noticed yourself going to the toilet more than usual? Or are you experiencing pain whenever you urinate and see traces of blood in it? If you have answered yes to these questions, you may be having a urological disease.

Read More
02.07.2020
Erectile Dysfunction: This is not the END

Every time the word “erectile dysfunction” is mentioned, you are most likely to be greeted with nervous laughter, or awkward silence. These words are enough to make any man nervous as it is a highly personal problem that many men find embarrassing or shameful to talk about. Men who fail to seek treatment for erectile dysfunction often feel as though they are alone in their suffering but nothing could be further from the truth.

Read More
06.12.2018
Stroke – The 3rd Leading Cause of Death and What Can You Do About It

On a family vacation in Bogor, Jonathan*, 52, suffered a massive stroke but refused to be taken to the hospital by his wife only until much too late. The next few days were filled with hospital arrangements, consultations with doctors there, and the logistics of getting him home which weighed down on his wife. She had a business to run, 4 children below 19 years old, and not much time to think about the longer-term implications of Jonathan’s stroke. This process of adjusting to a new way of life to cater for Jonathan’s needs only kicked start after they went back to Jakarta, where he spent a month in the hospital and then three months at the rehabilitation centre. He had lost all ability to speak, write, or even gesture to show his needs.

Read More
22.10.2019
Fat freezing – What you need to know

Frustrated over stubborn fats that just won’t go away despite exercising regularly and eating healthily? Worried about flabby fats bulging out of your newly bought clothes? If you answered yes to these questions, then fat freezing may be the solution for you. 

Read More
06.12.2018
Colon Cancer – What do you not know?

Myths and Realities of Colorectal Cancer?

Read More
10.10.2019
What Do You Need to Know About Cancer & 9 Most Common Cancer and Signs

Most people know of someone in their family or a friend who has been diagnosed with cancer. Cancer affects everyone – the young and old, the rich and poor, men, women and children – and represents a tremendous burden on patients, families and societies. Cancer is one of the leading causes of death in the world.

Read More
11.10.2019
Small but Dangerous: What is Prostate Cancer and how can I prevent it?

The prostate gland is often disregarded due to its small size. However, it plays a very big role in a man’s reproduction system and failing to address problems in the prostate gland can lead to can lead to other health complications health complications.

Read More
13.11.2019
5 Danger Signs Not to Ignore - Your Kidneys could be in Trouble

You have two kidneys. They are bean-shaped and each about the size of your fists. They are located at either side of the spine near the middle of your back. Most people think their kidneys are only responsible for producing urine.

Read More
29.11.2018
Aces Awards

No Business Is An Island

Read More
01.11.2018
The Importance of Health Screenings

Take steps to keep you and your loved ones at Island Hospital - and enjoy the gift of health

Read More